Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Refund Penumpang Dijamin 100 Persen

Newswire
Newswire Senin, 07 September 2026 06:37 WIB
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Refund Penumpang Dijamin 100 Persen

Sejumlah calon penumpang antre di konter lapor diri di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026). Otoritas Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melakukan penghentian sementara operasional penerbangan, sebagai langkah mitigasi menyusul meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik yang berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan. JIBI/Bisnis/Arief Hermawan P.

Harianjogja.com, JAKARTA— Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meminta seluruh maskapai memastikan hak penumpang yang terdampak penutupan delapan bandara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) terpenuhi. Penumpang diminta mendapat fasilitas refund maupun reschedule penerbangan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami sudah menyampaikan bahwa semua airlines harus memfasilitasi hak-hak penumpang untuk melakukan reschedule maupun refund tiketnya," kata Menhub terkonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul penghentian sementara operasional delapan bandara akibat abu vulkanik erupsi GAK. Pemerintah juga menyiapkan sejumlah bandara alternatif agar perjalanan masyarakat tetap dapat berlangsung.

Refund Tiket Berlaku 100 Persen

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan penumpang yang penerbangannya dibatalkan akibat penutupan sejumlah bandara mendapatkan pengembalian tiket atau refund secara penuh 100 persen.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F Laisa mengatakan kebijakan tersebut berlaku bagi penumpang yang penerbangannya dibatalkan akibat kondisi operasional bandara yang terdampak abu vulkanik erupsi GAK.

"Terkait pembatalan atau refund penerbangan itu berlaku 100 persen," kata Lukman.

Menurut dia, pengembalian tiket sebesar 100 persen merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat. Kebijakan tersebut ditujukan agar penumpang tidak mengalami kerugian akibat pembatalan penerbangan yang terjadi karena faktor keselamatan penerbangan.

Meski pemerintah telah meminta seluruh maskapai memfasilitasi hak penumpang, Menhub mengaku hingga saat ini belum menerima laporan mengenai maskapai yang telah memproses pengembalian dana.

"Kami belum mendapat laporan (maskapai yang sudah melayani refund)," ujarnya.

Lima Bandara Alternatif Disiapkan

Selain refund dan reschedule, Kemenhub membuka opsi penggunaan bandara alternatif selama operasional delapan bandara terdampak masih dihentikan sementara.

Bandara yang disiapkan sebagai alternatif meliputi:

  • Bandara Kertajati di Majalengka.
  • Bandara Ahmad Yani di Semarang.
  • Bandara Juanda di Surabaya.
  • Bandara Yogyakarta International Airport.
  • Bandara Adi Soemarmo di Solo.

Menhub mempersilakan maskapai menggunakan bandara alternatif tersebut sebagai lokasi lepas landas maupun pendaratan. Penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan operasional serta perkembangan kondisi penyebaran abu vulkanik.

Dengan opsi tersebut, penumpang yang terdampak tidak hanya memiliki pilihan untuk membatalkan perjalanan dan mendapatkan refund, tetapi juga dapat melanjutkan perjalanan melalui bandara alternatif yang ditetapkan maskapai.

Penumpang Dialihkan, Transportasi Darat Gratis Disediakan

Pemerintah bersama InJourney Airports juga menyediakan transportasi darat gratis bagi penumpang yang penerbangannya dialihkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten menuju bandara alternatif.

Transportasi pendukung yang disediakan berupa kereta api maupun bus. Fasilitas tersebut diberikan untuk membantu mobilitas penumpang yang harus melanjutkan perjalanan melalui bandara alternatif.

Sementara itu, informasi mengenai pengalihan penerbangan akan disampaikan secara langsung kepada setiap penumpang oleh masing-masing maskapai.

Setelah menerima informasi tersebut, penumpang dapat memilih untuk melanjutkan perjalanan melalui bandara alternatif yang ditetapkan maskapai atau membatalkan perjalanan. Pilihan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dan kebijakan pelayanan yang tersedia.

Delapan Bandara Masih Ditutup

Hingga Minggu (6/9) malam, sebanyak delapan bandara masih ditutup akibat abu vulkanik erupsi GAK. Penutupan tersebut berdampak pada operasional penerbangan di sejumlah wilayah.

Delapan bandara yang terdampak meliputi:

  • Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
  • Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
  • Bandara Radin Inten II, Lampung.
  • Bandara Husein Sastranegara, Bandung.
  • Bandara Budiarto Curug, Tangerang.
  • Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan.
  • Bandara Taufik Kiemas, Pesisir Barat Lampung.
  • Bandara Atung Bungsu, Pagar Alam Sumsel.

Penutupan sejumlah bandara tersebut dilakukan akibat abu vulkanik erupsi GAK yang berdampak terhadap kondisi operasional dan keselamatan penerbangan.

Menhub menegaskan pemerintah terus berupaya menjaga pelayanan kepada penumpang. Upaya tersebut dilakukan melalui pemenuhan hak refund dan reschedule, penyediaan transportasi pendukung, serta koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan penerbangan.

Dengan demikian, penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan memiliki sejumlah opsi, baik melanjutkan perjalanan melalui bandara alternatif maupun membatalkan perjalanan dengan hak refund sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online