Elon Musk Perluas Turbin Gas untuk Data Center AI xAI
Elon Musk investasi US$1 miliar di bisnis turbin gas saat xAI menghadapi gugatan polusi terkait penggunaan turbin untuk data center AI.
Foto ilustrasi kuota internet. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) optimistis jumlah domain .id terus bertambah dalam beberapa tahun mendatang. PANDI menargetkan penggunaan domain lokal Indonesia tersebut mencapai sekitar 2,8 juta domain pada 2031.
Ketua PANDI Isnawan Aslam mengatakan target tersebut terbuka untuk dicapai seiring pertumbuhan domain .id yang terus berlangsung dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan identitas digital lokal.
“Kalau kita bicara pertumbuhan sekitar 1% atau 2% dalam lima tahun ke depan, itu bisa membuat jumlah domain .id mencapai 2,8 juta. Ini sangat memungkinkan karena ekosistemnya sangat mendukung, terutama makin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap brand .id,” ujar Isnawan dalam Konferensi Pers .id Registry Meeting, Selasa (1/9/2026).
Berdasarkan catatan PANDI, jumlah domain .id telah mencapai 1.523.504 domain per 31 Juli 2026. Angka tersebut menunjukkan perkembangan signifikan dibandingkan kondisi ketika pengelolaan domain .id dimulai pada 2007.
Pertumbuhan tersebut juga terlihat dari peningkatan pangsa pasar domain .id di dalam negeri. Dalam lima tahun terakhir, pangsa pasar domain .id disebut meningkat dari sekitar 36% menjadi 58%.
Domain .id Dinilai Punya Keunggulan Hukum
Isnawan mengatakan salah satu keunggulan domain .id dibandingkan domain global terletak pada aspek kepastian hukum. Domain .id berada dalam yurisdiksi Indonesia sehingga persoalan terkait merek maupun sengketa domain dapat diselesaikan berdasarkan regulasi yang berlaku di dalam negeri.
Menurut dia, kondisi tersebut menjadi salah satu nilai tambah bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang ingin menggunakan domain dengan identitas Indonesia.
Di sisi lain, masih terdapat persepsi bahwa sejumlah ekstensi domain .id memiliki harga lebih tinggi dibandingkan domain global seperti .com.
Isnawan menjelaskan perbedaan harga tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan biaya, tetapi juga strategi untuk menjaga kredibilitas dan positioning ekstensi domain tertentu.
Salah satunya adalah .co.id yang memiliki persyaratan pendaftaran berupa dokumen legal resmi perusahaan.
“Ini masalah branding dan positioning. Ke depan, soal harga akan terkait perkembangan pasar dan ekonomi, yang tentunya akan kami respons secara proaktif dan dinamis,” kata Isnawan.
PANDI Perkuat Infrastruktur dan Keamanan
Selain mendorong pertumbuhan jumlah pengguna, PANDI juga terus memperkuat infrastruktur pengelolaan domain .id. Hingga saat ini, infrastruktur tersebut didukung 378 DNS Server Anycast yang tersebar di 136 negara.
Jumlah registrar terakreditasi juga mengalami peningkatan dari sebelumnya 12 menjadi 24 registrar. PANDI turut mengembangkan BIMA v2.0 yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk membantu mendeteksi penyalahgunaan domain.
Penguatan keamanan menjadi salah satu perhatian karena penggunaan domain .id juga menghadapi ancaman penyalahgunaan untuk berbagai aktivitas ilegal di internet.
Sepanjang Januari hingga Juni 2026, pusat keamanan PANDI mencatat 77.517 serangan. Dalam periode tersebut, tidak terdapat insiden berisiko tinggi yang tidak tertangani.
Sementara itu, sistem Indonesia Domain Abuse Data Exchange (IDADX) mencatat 32.359 kasus penyalahgunaan domain pada periode yang sama.
Kasus tersebut didominasi aktivitas judi online sebanyak 24.550 kasus. Selanjutnya terdapat 6.495 kasus phishing, 961 kasus malware, serta 342 kasus yang masuk kategori lainnya.
Data tersebut menjadi bagian dari tantangan PANDI dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap domain .id seiring pertumbuhan penggunaannya.
Dengan penguatan infrastruktur, peningkatan jumlah registrar, serta pengembangan sistem keamanan berbasis teknologi, PANDI optimistis penggunaan domain .id masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar.
Target mencapai 2,8 juta domain pada 2031 diharapkan tidak hanya mencerminkan pertumbuhan jumlah alamat internet lokal, tetapi juga semakin kuatnya posisi domain .id sebagai identitas digital Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Elon Musk investasi US$1 miliar di bisnis turbin gas saat xAI menghadapi gugatan polusi terkait penggunaan turbin untuk data center AI.
KPK menelusuri alur perintah dan aliran uang dalam dugaan suap pengurusan HGB Summarecon di Kabupaten Bogor.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM A serta SIM C.
Prabowo menyebut dampak ekonomi KDKMP mulai terasa pada 2027 melalui pemangkasan rantai distribusi dari petani hingga konsumen.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Kamis 17 September 2026 lengkap dengan lokasi pelayanan dan syarat perpanjangan SIM A dan SIM C
KPK mendalami dugaan mahasiswa titipan dalam penerimaan maba Unsoed dengan memeriksa tiga wakil rektor dan empat saksi.