Gempa M7,7 Flores, Sejumlah Bangunan di Kota Bima Rusak
Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida. /Antara.
Harianjogja.com, MATARAM—Tim SAR gabungan memperluas pencarian empat penumpang yang masih hilang setelah kebakaran KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok. Memasuki hari keempat operasi SAR, penyisiran dilakukan hingga perairan Nusa Penida, Bali.
Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan pencarian dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas cakupan wilayah operasi di laut dan pesisir.
"Hari ini pencarian kami bagi menjadi tiga sektor utama," ujarnya di Mataram, Sabtu.
Pembagian sektor tersebut disesuaikan dengan wilayah yang menjadi sasaran pencarian. Tim melakukan penyisiran di sejumlah perairan serta garis pantai yang diperkirakan dapat menjadi lokasi ditemukannya korban.
Tiga Sektor Pencarian
SRU 1 ditugaskan memperluas pencarian di perairan sebelah timur lokasi kejadian. Tim menyisir area seluas 48 NM² menggunakan RIB 02 Mataram.
Sementara itu, SRU 2 melakukan pencarian di sepanjang pesisir dari Pelabuhan Tembowong hingga Bangko-Bangko dengan cakupan sekitar 15 NM².
Adapun SRU 3 bergerak dari Pelabuhan Sampalan menggunakan RIB 02 Klungkung bersama personel Unit Siaga SAR Nusa Penida. Tim tersebut menyisir perairan di sisi selatan Nusa Penida dengan cakupan sekitar 32 NM².
Hariyadi mengatakan berdasarkan rekapitulasi data terbaru Posko SAR, sebanyak 212 penumpang KMP Putri Yasmin telah dinyatakan selamat.
Sementara itu, satu orang meninggal dunia dan empat penumpang lainnya masih dalam pencarian.
Empat korban yang hingga kini masih dicari yakni Yasir Arafat, Selvina Rambu Mayi, I Made Sutarjana, dan Slamet Yulianto.
Unsur Gabungan Dikerahkan
Operasi SAR hari keempat melibatkan sejumlah unsur dari wilayah Nusa Tenggara Barat dan Bali. Personel berasal dari Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, Finns SGi Air Bali dan Finns Search And Rescue, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, JRP, BPTB, Gapasdap, DVI Biddokkes Polda NTB, Dikes Lombok Barat, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, ASDP, serta Puskesmas Jembatan Kembar.
Berbagai armada dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian, baik di wilayah laut maupun untuk penanganan korban.
Sarana yang digunakan antara lain KN SAR 220 Mataram, RBB Mataram, RIB 02 Mataram, KN SAR Arjuna, RIB 02 Klungkung, KAL Belongas, KAL Lembar, RIB Nusa Penida, serta helikopter Finns SGi Air Bali.
Selain itu, pencarian juga didukung KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, kapal Polair KP XXI-2015, Yacht Still Here, Yacht No Comment, serta armada ambulans dari RSUD NTB.
Tim SAR masih melakukan penyisiran secara intensif di sejumlah sektor yang telah ditetapkan. Perluasan area pencarian hingga perairan Nusa Penida dilakukan untuk meningkatkan peluang menemukan empat korban yang hingga hari keempat masih belum diketahui keberadaannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.
Kawah Sikidang dipadati wisatawan saat libur HUT RI. Kunjungan ke Dieng meningkat hingga 10.000 orang per hari saat akhir pekan.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Harga emas Pegadaian Sabtu 15 Agustus 2026 naik. Antam Rp2,782 juta, Galeri24 Rp2,677 juta, dan UBS Rp2,736 juta per gram.
Peringatan Memetri Kaistimewan 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY dimeriahkan dengan aksi donor darah di Pendopo Parasamya, Bantul Sabtu (15/8/2026).
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.