Stok Bulog 5,25 Juta Ton, Serapan Gabah Dekati Target 4 Juta
Stok beras Bulog mencapai 5,25 juta ton per 9 Agustus 2026. Serapan gabah petani sudah 3,67 juta ton setara beras.
Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari. /Instagram-Bakom RI.
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah memastikan kondisi keamanan nasional menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berada dalam kondisi mantap dan terkendali. Masyarakat pun diminta tetap tenang serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar, terutama melalui media sosial.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan pemerintah bersama aparat keamanan terus melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
"Masyarakat diharapkan tetap tenang dan bijak dalam menerima berbagai informasi yang beredar, khususnya di media sosial. Penting bagi kita semua untuk selalu memeriksa sumber, waktu, dan konteks suatu informasi sebelum menyimpulkan atau menyebarkannya," kata Qodari di Jakarta, Senin (10/8/2026).
Menurut Qodari, langkah pengamanan yang dilakukan pemerintah di sejumlah ruang publik merupakan bagian dari mitigasi dan manajemen risiko. Pengamanan tersebut tidak secara otomatis menunjukkan adanya peningkatan ancaman keamanan nasional.
Karena itu, masyarakat diharapkan tetap menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal sembari mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi pemerintah.
Pemerintah Ingatkan Bijak Bermedia Sosial
Qodari menilai ruang digital menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga situasi tetap kondusif menjelang momentum peringatan kemerdekaan. Masyarakat diminta tidak terburu-buru menyimpulkan ataupun menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.
Ia menekankan pentingnya memeriksa sumber informasi, waktu penyampaian, serta konteks sebuah informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.
"Ruang digital yang sehat merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah akan terus menyampaikan informasi secara terbuka, cepat, dan berbasis fakta," ujarnya.
Di sisi lain, pemerintah tetap menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat. Hak tersebut merupakan bagian dari kebebasan warga negara yang dijamin konstitusi.
Meski demikian, Qodari mengingatkan agar penyampaian pendapat dilakukan secara damai, tertib, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ajak Warga Rayakan Kemerdekaan dengan Tertib
Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Qodari mengajak masyarakat menjaga semangat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan.
Menurut dia, momentum peringatan kemerdekaan dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat rasa cinta Tanah Air sekaligus membangun optimisme bersama terhadap masa depan Indonesia.
"Mari kita jadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai kesempatan untuk memperkuat rasa cinta Tanah Air dan optimisme bersama dalam membangun Indonesia yang semakin maju," katanya.
Pemerintah berharap masyarakat dapat merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan tertib sekaligus menjaga persatuan. Kondisi keamanan yang kondusif dinilai menjadi salah satu fondasi penting untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Stok beras Bulog mencapai 5,25 juta ton per 9 Agustus 2026. Serapan gabah petani sudah 3,67 juta ton setara beras.
Puslabfor Bareskrim Polri menemukan 30 item senjata, amunisi, dan sparepart saat olah TKP sekolah di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Bapanas memperketat pengawasan 40 merek beras fortifikasi di ritel modern. Lebih dari 100 sampel diuji dan izin edar bisa dicabut jika melanggar.
Penahanan Ngadiman, Lurah Garongan nonaktif, ditangguhkan karena alasan kesehatan. Polisi mempercepat pemberkasan untuk dilimpahkan ke Kejari Kulonprogo.
KSPN menyiapkan aksi buruh di DPR dan Istana pada akhir Agustus atau September 2026 dengan membawa lima tuntutan UU Ketenagakerjaan baru.
Presiden Prabowo dijadwalkan membuka Muktamar ke-35 NU di Jombang pada 27 Agustus 2026. Kehadirannya diperkirakan memicu peningkatan mobilitas warga.