Presenter TVRI Hanyut, Pencarian Hari Kedua Belum Berhasil

Newswire
Newswire Minggu, 19 Juli 2026 19:37 WIB
Presenter TVRI Hanyut, Pencarian Hari Kedua Belum Berhasil

Tenggelam - Ilustrasi/Freepik

Harianjogja.com, MANOKWARI—Operasi pencarian terhadap Yanto Idorway, presenter TVRI Papua Barat yang hanyut setelah terseret arus sungai di kawasan wisata Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, belum membuahkan hasil hingga Minggu (19/7/2026) petang. Tim SAR gabungan memastikan pencarian akan kembali dilanjutkan pada Senin (20/7/2026) dengan memperluas area penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Kantor SAR Manokwari, Yefri Sabaruddin, mengatakan operasi hari kedua resmi dihentikan pada pukul 18.42 WIT setelah seluruh upaya pencarian belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Operasi SAR hari kedua ditutup pukul 18.42 WIT. Operasi akan dilanjutkan kembali besok (20/7) pagi dengan memperluas area pencarian,” ujarnya.

Tim Gabungan Sisir Jalur Darat dan Udara

Yefri menjelaskan, operasi SAR dimulai sejak pukul 07.30 WIT setelah dilaksanakan koordinasi bersama unsur SAR gabungan yang terdiri atas personel Kantor SAR Manokwari, Polres Pegunungan Arfak, dan Kodim 1812/Pegunungan Arfak.

Tim kemudian bergerak menuju lokasi menggunakan satu unit rescue car serta sembilan kendaraan operasional milik potensi SAR. Setelah mencapai titik akhir yang dapat dilalui kendaraan, seluruh personel masih harus berjalan kaki sejauh sekitar tiga kilometer menuju lokasi kejadian.

“Kendaraan tidak bisa sampai di lokasi kejadian, sehingga tim gabungan harus berjalan kaki,” ujarnya.

Drone Thermal Dikerahkan

Dalam proses pencarian, tim memanfaatkan drone thermal untuk melakukan pemantauan dari udara sekaligus menyisir aliran sungai yang diduga menjadi jalur hanyutnya korban.

Selain itu, petugas memasang safety line guna meningkatkan keamanan personel saat memeriksa area di sekitar lokasi kejadian yang memiliki arus cukup deras.

“Tim juga memasang sistem pengamanan (safety line) agar area sekitar lokasi kejadian dapat diperiksa secara maksimal,” kata dia.

Medan Berat Hambat Operasi

Menurut Yefri, operasi SAR menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Selain akses menuju lokasi yang cukup jauh, tim juga harus menghadapi kondisi medan yang berat, jalan berkabut, serta suhu udara dingin khas kawasan pegunungan.

Meski demikian, pencarian tetap dilakukan secara maksimal melalui jalur darat maupun pemantauan udara selama hari kedua operasi.

Kronologi Korban Hanyut

Yanto Idorway dilaporkan hanyut setelah tergelincir ketika menyeberangi aliran sungai menuju kawasan wisata Air Terjun Memti di Kampung Sisrang pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIT.

Dua kerabat korban sempat melakukan pencarian secara mandiri setelah insiden tersebut terjadi. Namun, upaya itu belum berhasil menemukan korban sehingga peristiwa tersebut dilaporkan kepada tim SAR untuk dilakukan operasi pencarian dan pertolongan secara resmi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online