Prabowo Kumpulkan Menteri, Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Presiden Prabowo menggelar rapat terbatas membahas Koperasi Desa Merah Putih. Sejumlah menteri dan pimpinan lembaga hadir di Istana.
Menteri Pekerjaaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat ditemui di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Senin (18/11/2025). - BISNIS/Alifian Asmaaysi.\r\n\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo membantah kabar yang mengaitkan mutasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian PU dengan dugaan kebocoran surat internal mengenai perjalanan dinasnya ke Amerika Serikat. Dody menegaskan mutasi pegawai merupakan hal yang lazim dilakukan dalam organisasi besar dan tidak berkaitan dengan isu yang beredar di media sosial.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah ramainya narasi yang menyebut ratusan ASN Kementerian PU dimutasi ke sejumlah daerah setelah surat perjalanan dinas Menteri PU menjadi perhatian publik. Isu tersebut juga memunculkan dugaan pembiayaan perjalanan anggota keluarga menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang hingga kini belum disertai bukti mengenai penggunaan anggaran negara untuk keperluan tersebut.
Dody menyampaikan bahwa mutasi pegawai merupakan bagian dari dinamika organisasi yang biasa dilakukan di kementerian yang memiliki puluhan ribu pegawai.
"Mutasi kan biasa aja. Orang pegawai gue 38.600 masa enggak boleh mutasi?" ujar Dody usai menghadiri rapat terbatas mengenai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kompleks Istana Kepresidenan, di Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Saat ditanya apakah mutasi tersebut berkaitan dengan dugaan kebocoran surat internal kementerian, Dody membantahnya secara tegas.
"Enggak ada," katanya.
Selain membantah isu mutasi pegawai, Dody juga menepis tudingan mengenai adanya praktik nepotisme dalam pengangkatan komisaris yang disebut-sebut melibatkan kerabatnya.
Menanggapi pertanyaan wartawan terkait narasi yang menyebut seorang komisaris merupakan keponakannya, Dody menantang pihak yang menyebarkan informasi tersebut untuk membuktikannya.
"Gue kasih sayembara, kalau lu bisa buktikan, gue kasih lu umrah sekeluarga lu semua," ujarnya.
Ketika kembali ditanya apakah sosok yang dimaksud bukan merupakan keponakannya, Dody tidak memberikan jawaban secara langsung. Namun, ia kembali menegaskan tantangannya kepada pihak yang menuduhkan isu tersebut.
"Gue kasih sayembara tuh, gue kasih waktu sebulan," katanya.
Saat didesak untuk memberikan penjelasan lebih lanjut, Dody menjawab singkat.
"Ya lu pikir sendiri lah," ujarnya.
Sebelumnya, media sosial diramaikan dengan narasi yang mengaitkan mutasi ASN di Kementerian PU dengan dugaan kebocoran surat internal mengenai perjalanan dinas Menteri PU ke Amerika Serikat.
Dalam dokumen yang beredar, tercantum nama istri Dody Hanggodo, Irma Hermawati, serta anaknya, Aurellia Tsabitha Meidira. Informasi tersebut kemudian memunculkan dugaan di ruang publik mengenai pembiayaan perjalanan anggota keluarga yang disebut-sebut menggunakan APBN.
Namun demikian, informasi yang beredar di media sosial tersebut masih berupa dugaan dan belum terdapat keterangan resmi yang menyatakan adanya penggunaan APBN untuk pembiayaan perjalanan anggota keluarga Menteri PU.
Setelah surat perjalanan dinas tersebut menjadi sorotan publik, Dody menyampaikan bahwa dirinya membatalkan perjalanan dinas ke Amerika Serikat. Ia juga mengaku telah beberapa kali melakukan kunjungan ke Amerika Serikat sebelumnya.
Hingga kini, Dody Hanggodo tetap menegaskan bahwa mutasi ASN di lingkungan Kementerian PU tidak berkaitan dengan isu kebocoran surat internal maupun polemik perjalanan dinas yang sempat menjadi perhatian publik. Mutasi pegawai disebutnya merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang berjalan secara normal dalam pengelolaan sumber daya manusia di kementerian yang memiliki lebih dari 38 ribu pegawai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Presiden Prabowo menggelar rapat terbatas membahas Koperasi Desa Merah Putih. Sejumlah menteri dan pimpinan lembaga hadir di Istana.
Kasus anak di Pleret mendapat perhatian DPRD Bantul. Proses hukum, pendampingan psikologis, dan perlindungan korban diminta berjalan optimal.
Progres pembangunan Gedung DPRD DIY mencapai 81,7 persen. Sultan HB X meminta desain lebih aman, ergonomis, dan ramah bagi masyarakat.
Pemkab Bantul mengusulkan enam ruas jalan diperbaiki melalui Inpres Jalan Daerah untuk mempercepat revitalisasi di tengah keterbatasan anggaran.
Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan melemah ke Rp18.060-Rp18.110 per dolar AS dipicu sentimen geopolitik dan fiskal domestik.
enginap di sebuah hotel kini bukan lagi sekadar mencari tempat untuk beristirahat. Wisatawan juga mencari pengalaman yang hangat, personal, dan memiliki cerita.