100 Tahun Diplomasi Pendidikan, Modi Soroti Warisan Ki Hajar Dewantara

Akbar Evandio
Akbar Evandio Selasa, 07 Juli 2026 13:37 WIB
100 Tahun Diplomasi Pendidikan, Modi Soroti Warisan Ki Hajar Dewantara

Presiden Prabowo Subianto saat menerima kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi. /Instagram.

Harianjogja.com, JAKARTA— Indonesia dan India sepakat memperingati 100 tahun diplomasi pendidikan yang terinspirasi dari hubungan intelektual antara Rabindranath Tagore dan Ki Hajar Dewantara. Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan budaya, pendidikan, sekaligus memperkuat hubungan antarmasyarakat kedua negara yang telah terjalin selama berabad-abad.

Komitmen itu diumumkan Perdana Menteri India Narendra Modi dalam pernyataan pers bersama Presiden Prabowo Subianto seusai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Hubungan Peradaban yang Terus Berkembang

Dalam keterangannya, Modi menegaskan bahwa Indonesia dan India memiliki hubungan peradaban yang panjang. Menurutnya, kedekatan kedua negara tidak hanya tercermin dalam kerja sama pemerintahan, tetapi juga melalui pendidikan, kebudayaan, hingga pertukaran pemikiran yang terus berkembang.

"Kedua negara kita juga akan merayakan dengan sangat antusias kunjungan bersejarah Rabindranath Tagore seratus tahun yang lalu ke Indonesia," ujar PM Modi.

Ia menilai kunjungan sastrawan sekaligus filsuf asal India tersebut menjadi salah satu tonggak penting yang memperkuat hubungan intelektual dan budaya antara Indonesia dan India.

Modi Apresiasi Peran Ki Hajar Dewantara

Selain menyinggung Rabindranath Tagore, Modi juga memberikan penghormatan kepada tokoh pendidikan nasional Indonesia, Ki Hajar Dewantara. Menurutnya, gagasan yang diwariskan Ki Hajar Dewantara memiliki peran besar dalam pembangunan bangsa Indonesia.

"Ki Hajar Dewantara, akademisi hebat dari Indonesia dan Menteri Pendidikan pertama Indonesia, berkontribusi signifikan bagi pembangunan di Indonesia," katanya.

Tidak hanya berdampak di tingkat nasional, Modi menilai pemikiran Ki Hajar Dewantara turut memberikan pengaruh terhadap perkembangan konsep pendidikan di berbagai belahan dunia.

"Pandangan beliau di sektor pendidikan memberikan dampak besar bagi pemikiran global," ujarnya.

Satu Abad Diplomasi Pendidikan

Sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan intelektual kedua tokoh tersebut, Indonesia dan India sepakat memperingati satu abad hubungan pendidikan yang dibangun melalui pertukaran gagasan dan kolaborasi kebudayaan.

"Kita akan memperingati 100 tahun 'Ki Hajar Dewantara Year of Educational Diplomacy'," kata Modi.

Agenda tersebut menjadi salah satu fokus dalam memperkuat hubungan antarmasyarakat (people-to-people relations) antara Indonesia dan India sekaligus memperluas kerja sama lintas sektor.

Kerja Sama Strategis Diperluas

Dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Narendra Modi ke Indonesia, kedua negara juga menyepakati perluasan kemitraan strategis di berbagai bidang.

Kerja sama tersebut mencakup sektor pertahanan, keamanan maritim, kesehatan, pertanian, kecerdasan buatan (AI), telekomunikasi, mineral kritis, riset, hingga investasi industri. Kesepakatan itu diharapkan semakin memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan India yang selama ini terus berkembang di berbagai bidang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online