BMKG: Gempa M7,7 Laut Sulawesi Bukan Megathrust, Tsunami Dipantau
BMKG menegaskan gempa M7,7 di Laut Sulawesi bukan berasal dari megathrust. Tsunami mikro 9-75 sentimeter terdeteksi dan masih terus dipantau.
Sebanyak 104 warga Distrik Manggelum mengungsi ke Tanah Merah setelah gangguan keamanan dan dugaan aksi KKB di Boven Digoel. /Antara.
Harianjogja.com, TANAH MERAH—Sebanyak 104 warga Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, terpaksa mengungsi ke Tanah Merah setelah situasi keamanan di wilayah mereka memburuk akibat dugaan aktivitas kelompok kriminal bersenjata (KKB). Para pengungsi yang terdiri atas orang dewasa dan anak-anak kini mendapatkan penanganan darurat dari aparat kepolisian setempat.
Kapolres Boven Digoel Ajun Komisaris Besar Polisi Wisnu Putra Perdana menjelaskan, ratusan warga tersebut meninggalkan kampung halaman mereka karena merasa terancam oleh gangguan keamanan yang terjadi di Distrik Manggelum. Mereka menempuh perjalanan menggunakan perahu motor hingga tiba di Tanah Merah, ibu kota Kabupaten Boven Digoel.
"Mereka mengungsi akibat situasi keamanan di wilayah tersebut tidak kondusif setelah kedatangan KKB yang dilaporkan juga membakar fasilitas kesehatan di wilayah itu," kata Wisnu saat dihubungi dari Jayapura, Minggu (7/6/2026).
Setelah tiba di Tanah Merah pada Sabtu (6/6/2026), para pengungsi langsung mendapatkan pelayanan kemanusiaan dari personel Polres Boven Digoel. Aparat membantu proses penerimaan sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga yang baru tiba dapat segera terpenuhi.
Sebelum mencapai Tanah Merah, rombongan pengungsi diketahui sempat singgah di Distrik Kouh. Dari wilayah tersebut, mereka memperoleh bantuan pengamanan perjalanan sehingga dapat melanjutkan perjalanan menuju ibu kota kabupaten dengan aman.
Saat ini seluruh pengungsi ditampung sementara di aula Mapolres Boven Digoel. Fasilitas tersebut digunakan sebagai lokasi penampungan darurat sambil menunggu perkembangan situasi keamanan di Distrik Manggelum.
Selain menyediakan tempat tinggal sementara, aparat juga melibatkan tenaga kesehatan untuk memeriksa kondisi para pengungsi. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan kesehatan warga tetap terjaga setelah menempuh perjalanan panjang dari kampung mereka menuju Tanah Merah.
Wisnu menuturkan, Polres Boven Digoel terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, Kodim, serta sejumlah instansi terkait untuk menjamin kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi secara optimal.
"Saat ini mereka ditampung di aula Mapolres Boven Digoel di Tanah Merah," kata Wisnu.
Menurutnya, koordinasi lintas instansi juga difokuskan pada upaya pemulihan situasi keamanan di Distrik Manggelum. Aparat keamanan bersama pemerintah daerah berupaya menciptakan kondisi yang kembali kondusif agar masyarakat dapat kembali ke kampung halaman mereka.
"Kami juga terus berkoordinasi dengan TNI dan Pemda Boven Digoel terkait masalah keamanan di Distrik Manggelum agar kembali kondusif sehingga masyarakat bisa pulang ke kampung halamannya dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman," kata Kapolres.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG menegaskan gempa M7,7 di Laut Sulawesi bukan berasal dari megathrust. Tsunami mikro 9-75 sentimeter terdeteksi dan masih terus dipantau.
Lima tim dipastikan tersingkir dari Piala AFF U-19 2026. Indonesia lolos ke semifinal sebagai juara Grup A dengan catatan sempurna.
Tim UGM menemukan indikasi retakan bawah tanah hingga kedalaman 20 meter di lokasi fenomena api Seyegan. Penelitian lanjutan dengan geolistrik akan dilakukan.
Korban gempa Filipina bermagnitudo 7,8 bertambah menjadi 31 orang. Longsor, bangunan runtuh, dan gangguan komunikasi memperparah dampak bencana di Mindanao.
Fenomena api misterius di rumah warga Seyegan, Sleman, telah muncul 113 kali dalam 17 hari. Penghuni rumah mengevakuasi perabotan dan berharap bantuan.
Timnas Voli Putri Indonesia kalah dramatis 2-3 dari Vietnam pada fase grup AVC Women's Volleyball Cup 2026 setelah pertarungan sengit hingga lima set.