5 Wartawan Hilang Kontak saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Ini Kondisi di Lapangan
Lima wartawan foto dan tiga kru kapal hilang kontak saat liputan Gunung Anak Krakatau. Basarnas memperluas pencarian pada hari kedua.
Kereta Cepat Jakarta Bandung di Stasiun Halim./ Dok. KCIC\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA— Pemerintah memastikan penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah telah menyiapkan skema pembiayaan khusus untuk menangani kewajiban utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya seusai Sidang Aduan Kanal Debottlenecking Satuan Tugas P3M-PPE di Jakarta, Kamis (23/7/2026). Ia menegaskan penggunaan dana APBN akan ditekan semaksimal mungkin dalam proses penyelesaian utang proyek tersebut.
"Whoosh itu walaupun APBN di pemerintah, tapi kan kita kecilkan semaksimal mungkin dana APBN yang dipakai yang bayar Whoosh, tapi dikelola oleh kami," kata Purbaya.
Meski demikian, Purbaya belum mengungkapkan secara rinci mekanisme pembiayaan yang akan digunakan. Ia juga belum menjelaskan sumber pendanaan yang akan dipakai untuk menyelesaikan kewajiban utang KCIC.
Namun, Purbaya memberi sinyal pemerintah akan memanfaatkan berbagai instrumen pembiayaan di luar APBN, termasuk melalui Special Mission Vehicle (SMV) yang berada di bawah pengelolaan Kementerian Keuangan.
"Enggak, kan saya punya banyak SMV (Special Mission Vehicle)," ujarnya.
Terkait kemungkinan penggunaan dana hasil penerbitan Panda Bond, Purbaya mengatakan instrumen tersebut saat ini masih diprioritaskan untuk menutup defisit APBN. Pemerintah masih akan mengkaji kemungkinan pemanfaatannya untuk kebutuhan lain pada masa mendatang.
"Ini kan (Panda Bond) untuk menutup defisit anggaran. Nanti ke depan apakah pakai itu, nanti kita lihat seperti apa," ujarnya.
Purbaya juga mengungkapkan dirinya menerima arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan persoalan utang KCIC. Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan skema pembiayaan tersendiri sehingga penyelesaiannya tidak harus bergantung pada APBN.
"KCIC-nya. Kan sekarang masih di Danantara, nanti akan diserahkan ke saya. Karena kan perintah Pak Presiden kita yang beresin gitu. Tapi gak harus APBN kepake, saya punya skema tertentu di mana ada tools-tools, vehicle-vehicle kita di luar yang sekarang ada bisa menangani KCIC," tuturnya.
Lebih lanjut, Purbaya memastikan pengambilalihan pengelolaan KCIC telah diputuskan pemerintah. Saat ini proses administrasi masih berlangsung di Danantara sebelum nantinya dilaporkan kembali kepada Presiden.
"Ini lagi proses administrasinya. Itu udah diputusin, sebenernya udah putus tinggal proses administrasinya sedang berjalan. Begitu Danantara-nya kita clear udah selesai. Nanti baru kita lapor lagi ke Presiden," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Lima wartawan foto dan tiga kru kapal hilang kontak saat liputan Gunung Anak Krakatau. Basarnas memperluas pencarian pada hari kedua.
Pasutri Suyanto dan Dwi Astutiningsih kembali bertarung menjadi Lurah Dengok, Playen, setelah duel serupa terjadi pada pemilihan 2018.
Apple Event 9 September digelar pukul 00.00 WIB. iPhone lipat dan iPhone 18 Pro menjadi produk yang paling dinanti.
FIFA ASEAN Cup 2026 masuk kalender FIFA Matchday sehingga Timnas Indonesia berpeluang diperkuat pemain abroad.
Tol Jogja-Bawen Seksi 6 Ambarawa-Bawen ditargetkan beroperasi November 2026 setelah memasuki tahap Uji Laik Fungsi Operasi.
Cara edit foto 80-an di ChatGPT dengan fitur 80s Flashback. Simak langkah, prompt kustom, dan tips agar hasil foto retro lebih menarik.