Prabowo Ingatkan Perwira TNI-Polri Jauhi Korupsi dan Narkoba
Presiden Prabowo mengingatkan 1.177 perwira TNI-Polri menjaga integritas, menjauhi korupsi, narkoba, judi, dan mengabdi kepada rakyat.
Foto ilustrasi getaran gempa tercatat pada seismograf. - istock
Harianjogja.com, BANDUNG—Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,5 yang mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dipastikan tidak menimbulkan kerusakan signifikan pada bangunan maupun rumah warga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur menyatakan hingga Minggu (7/6/2026) siang, belum ada laporan kerusakan yang masuk dari berbagai wilayah terdampak.
Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, mengatakan pihaknya telah mengerahkan puluhan petugas dan relawan untuk melakukan pemantauan langsung ke sejumlah kecamatan.
“Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan. Masyarakat kami imbau tetap tenang dan tidak panik,” ujarnya.
Gempa yang terjadi pada Sabtu (6/6/2026) malam tersebut sempat dirasakan cukup kuat oleh warga di sejumlah kecamatan, antara lain Cilaku, Cianjur, Cugenang, Cibeber, Warungkondang, hingga Campaka.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa termasuk kategori dangkal dengan pusat berada di koordinat 6,92 lintang selatan dan 107,12 bujur timur. Lokasinya berada sekitar 11 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur dengan kedalaman 7 kilometer.
Meski tidak menimbulkan kerusakan besar, gempa tersebut sempat memicu kepanikan warga. Sejumlah warga mengaku mendengar suara gemuruh sebelum getaran terasa, sehingga mereka langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Salah satu warga Kecamatan Cibeber, Angga Bogem, mengatakan meskipun tidak ada kerusakan parah, beberapa rumah mengalami retak ringan dan genteng yang jatuh.
“Sempat terdengar suara gemuruh seperti hujan deras sebelum gempa. Kami langsung keluar rumah karena khawatir,” katanya.
BPBD memastikan hingga saat ini kondisi di lapangan tetap aman dan terkendali. Petugas juga tidak menemukan adanya kerusakan serius selama proses pemantauan di berbagai titik.
Meski demikian, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama jika terjadi gempa susulan. Warga diminta segera mencari tempat aman saat merasakan getaran, baik dengan berlindung di dalam ruangan yang kokoh maupun keluar rumah untuk menghindari risiko tertimpa bangunan.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa kesiapsiagaan menjadi kunci dalam menghadapi potensi bencana. Edukasi kepada masyarakat terkait langkah-langkah penyelamatan diri saat gempa terus dilakukan guna meminimalkan risiko.
Dengan kondisi yang terkendali dan tidak adanya kerusakan signifikan, aktivitas masyarakat di Cianjur pun dipastikan dapat kembali berjalan normal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo mengingatkan 1.177 perwira TNI-Polri menjaga integritas, menjauhi korupsi, narkoba, judi, dan mengabdi kepada rakyat.
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis dijalankan secara transparan tanpa rapat rahasia dan konflik kepentingan.
Danantara membuka pendaftaran Lenders Panel untuk pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga 28 Juli 2026.
Dinsos Bantul memperkuat pengawasan dan pembinaan anak jalanan untuk mencegah eksploitasi anak di sejumlah titik rawan.
Pemerintah menyiapkan akses tol untuk Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang guna mendukung manufaktur kendaraan listrik nasional.
BI dan pemerintah memperkuat GPIPS untuk mengendalikan inflasi pangan dan mengantisipasi dampak El Nino di berbagai wilayah Indonesia.