Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, RI Perkuat Pasar Global
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.
Suasana peluncuran fasilitas CITO Modern Laboratory di Jogja, Selasa (28/4/2026).
Harianjogja.com, JOGJA— Momentum hari ulang tahun ke-59 dimanfaatkan PT CITO Putra Utama untuk memperkuat transformasi layanan kesehatan melalui peluncuran fasilitas CITO Modern Laboratory di Jogja, Selasa (28/4/2026).
Peluncuran ini menjadi bagian dari strategi menghadirkan layanan yang lebih cepat, akurat, dan mudah diakses masyarakat, seiring perkembangan kebutuhan di era digital.
Direktur Utama PT CITO Putra Utama, Haryadi Ibnu Junaedi, menyampaikan usia ke-59 menjadi tonggak penting bagi perusahaan untuk terus berinovasi.
“Tahun ini kami mengusung tema Transforming Healthcare, Sharing Happiness sebagai cerminan tekad untuk terus berinovasi dalam layanan kesehatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Jogja memiliki nilai historis dalam perjalanan perusahaan, termasuk dalam pengembangan layanan yang pernah diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono. Hal ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Transformasi Digital dan Layanan Berbasis AI
Seiring perkembangan teknologi, CITO melakukan pembaruan melalui transformasi digital. Salah satunya dengan menghadirkan aplikasi layanan yang memungkinkan pelanggan mendaftar pemeriksaan secara mandiri tanpa harus mengantre.
Selain itu, sistem laporan hasil pemeriksaan kini dikembangkan berbasis kecerdasan buatan (AI), lengkap dengan ringkasan medis dan rekomendasi kesehatan yang lebih mudah dipahami oleh pasien.
“Pelanggan kini bisa menikmati layanan yang lebih cepat, mulai dari pendaftaran, pembayaran, hingga akses hasil pemeriksaan. Semua dirancang untuk memberikan kemudahan dan efisiensi,” jelas Haryadi.
Transformasi tersebut juga didukung pembaruan alat laboratorium serta budaya kerja yang lebih modern guna meningkatkan akurasi dan efisiensi layanan.
Dukung Sistem Kesehatan dan Wisata Medis
Kepala Dinas Kesehatan DIY, Gregorius Anung Trihadi, menilai kehadiran laboratorium modern memiliki peran strategis dalam sistem layanan kesehatan.
“Layanan laboratorium menjadi tulang punggung diagnosis modern. Ketepatan hasil pemeriksaan sangat menentukan langkah penanganan pasien,” ujarnya.
Ia juga menyoroti potensi pengembangan wisata kesehatan di DIY yang mengintegrasikan teknologi medis modern dengan kearifan lokal. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu berobat ke luar negeri, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam konteks pembangunan, nilai lokal seperti Hamemayu Hayuning Bawana tetap menjadi landasan, yakni menjaga keseimbangan dan harmoni kehidupan.
Komitmen Sosial dan Kesehatan Masyarakat
Selain inovasi layanan, CITO juga menegaskan komitmen sosial melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), salah satunya penanganan stunting bagi 59 anak.
Program ini menjadi bagian dari kontribusi nyata perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan.
Perayaan HUT ke-59 ini sekaligus menegaskan komitmen PT CITO Putra Utama untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif, cepat, dan berkelanjutan bagi masyarakat di Jogja dan sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Jumat 15 Mei 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
TPR Baron Gunungkidul resmi menerapkan pembayaran full cashless. Sistem non tunai akan dievaluasi sebelum diterapkan di TPR lain.
KKP mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih untuk memperkuat hilirisasi perikanan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Komdigi meminta seluruh platform digital menyelesaikan self assessment PP Tunas sebelum 6 Juni 2026 untuk perlindungan anak di ruang digital.
Pemkot Yogyakarta kembangkan Program Bule Mengajar di kampung wisata untuk memperkuat pariwisata berbasis masyarakat dan UMKM lokal.