MotoGP Catalunya 2026 Dua Kali Red Flag akibat Crash Beruntun
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Ilustrasi - Kapal tanker melintas di selat Hormuz. (ANTARA/Anadolu/aa.)
Harianjogja.com, TOKYO—Di tengah memanasnya situasi geopolitik Timur Tengah, kabar melegakan datang dari Jepang. Sebuah kapal yang terkait dengan negara tersebut dipastikan berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman tanpa harus membayar biaya apa pun kepada Iran.
Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, menegaskan bahwa pelayaran kapal tersebut berlangsung lancar meski kawasan Teluk Persia masih diliputi ketegangan tinggi.
Dalam konferensi pers, Motegi menyampaikan bahwa kapal tersebut membawa empat awak berkewarganegaraan Jepang dan tidak mengalami gangguan selama proses pelintasan.
Tak Bayar “Tol”, Jepang Tegaskan Jalur Tetap Aman
Motegi juga menepis isu yang sempat beredar terkait adanya biaya tertentu yang harus dibayarkan kepada Iran untuk melintasi Selat Hormuz.
Ia menegaskan pemerintah Jepang terus melakukan komunikasi intensif dengan pihak terkait guna memastikan keselamatan jalur pelayaran internasional tetap terjaga.
Pemerintah Jepang, melalui Kementerian Luar Negeri Jepang, disebut secara aktif meminta Iran agar memberikan jaminan keamanan bagi kapal-kapal yang melintas di wilayah strategis tersebut.
Peran Perusahaan Energi Jepang
Presiden Eneos Holdings Inc., Tomohide Miyata, turut mengonfirmasi bahwa kapal tanker yang dikelola perusahaannya telah berhasil keluar dari kawasan Selat Hormuz.
Keberhasilan ini menjadi sinyal penting bagi stabilitas distribusi energi global, mengingat jalur tersebut merupakan salah satu rute pengiriman minyak paling vital di dunia.
39 Kapal Masih Berada di Kawasan Rawan
Meski satu kapal telah berhasil melintas, pemerintah Jepang masih memantau ketat situasi di kawasan Teluk Persia. Hingga kini, tercatat masih ada 39 kapal terkait Jepang yang berada di wilayah tersebut.
Kondisi ini membuat pemerintah Jepang meningkatkan kewaspadaan, termasuk koordinasi dengan negara-negara mitra untuk memastikan keamanan pelayaran tetap terjaga.
Dampak Konflik AS-Israel vs Iran
Ketegangan di kawasan ini meningkat sejak terjadinya serangan gabungan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026.
Sejak saat itu, Selat Hormuz kembali menjadi sorotan dunia karena berpotensi terganggu, padahal sekitar 20% pasokan minyak global melewati jalur ini setiap harinya.
Sebelumnya, kapal tanker yang dioperasikan oleh anak perusahaan Idemitsu Kosan Co. juga dilaporkan berhasil melintasi selat tersebut.
Ancaman Global Masih Mengintai
Meski pelintasan kapal Jepang kali ini berjalan aman, situasi di Selat Hormuz masih jauh dari stabil. Setiap eskalasi konflik berpotensi memicu gangguan rantai pasok energi global, termasuk lonjakan harga minyak dunia.
Keberhasilan kapal Jepang ini setidaknya memberi secercah harapan bahwa jalur strategis tersebut masih dapat dilalui dengan aman—namun risiko tetap tinggi seiring dinamika geopolitik yang belum mereda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Tanggal 18 Mei memperingati Hari Kearsipan Nasional, Hari Museum Internasional, Hari Vaksin AIDS Sedunia, hingga Hari Biola Sedunia.
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Sebanyak 39 WNI korban kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia, ditemukan. Sebanyak 16 orang meninggal dunia dan pencarian masih berlangsung.
Liverpool keluar dari empat besar Liga Inggris 2025/2026 usai kalah dari Aston Villa, sementara Manchester United pastikan posisi ketiga.