Gereja Katedral Jakarta Gelar 4 Sesi Misa Kenaikan Yesus

Newswire
Newswire Kamis, 14 Mei 2026 19:37 WIB
Gereja Katedral Jakarta Gelar 4 Sesi Misa Kenaikan Yesus

Gereja Katedral Jakarta menggelar empat sesi misa Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya amankan 860 tempat ibadah. /Instagram-@katedraljakarta.

Harianjogja.com, JAKARTA—Gereja Katedral Jakarta menggelar empat sesi misa Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus pada Kamis (15/5/2026), sementara aparat kepolisian memperketat pengamanan di 860 gereja dan tempat ibadah di wilayah hukum Polda Metro Jaya selama libur panjang berlangsung.

Pengamanan tidak hanya difokuskan di area gereja, tetapi juga diperluas ke sejumlah titik keramaian seperti pusat perbelanjaan, lokasi wisata, hingga jalur lalu lintas yang diperkirakan mengalami peningkatan mobilitas masyarakat selama masa libur Kenaikan Yesus Kristus.

“Ada empat kali misa di Gereja Katedral Jakarta, yakni pukul 08.30 WIB, 11.00 WIB, 16.30 WIB, dan 19.00 WIB,” kata Pastor Rekan Gereja Katedral Jakarta Yohanes Deodatus.

Yohanes menjelaskan pihak gereja tidak menyediakan tenda tambahan sebagaimana saat perayaan Paskah maupun Natal karena pelaksanaan misa dibagi ke dalam empat sesi berbeda. Skema tersebut dinilai mampu mengurangi kepadatan jemaat yang hadir dalam satu waktu.

“Kalau hari raya ini ada empat kali misa, jadi umat masih bisa terbagi dan tidak terlalu kesulitan,” katanya.

Pada misa pertama yang dimulai pukul 08.30 WIB, jumlah jemaat yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 2.300 orang. Rinciannya, sekitar 800 umat mengikuti misa di dalam gereja, sedangkan sekitar 1.500 lainnya berada di area luar gereja.

“Umat di dalam gereja sekitar 800 orang, sementara di area luar sekitar 1.500 orang hadir pada setiap misa,” katanya.

Di sisi lain, Menteri Agama Nasaruddin Umar turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus kepada umat Kristiani di Indonesia. Ia berharap momentum keagamaan tersebut dapat memperkuat nilai perdamaian, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

Menurut Nasaruddin, peringatan Kenaikan Yesus Kristus menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan serta memperluas kontribusi umat beragama dalam kehidupan sosial dan pembangunan bangsa.

Ia juga mengajak umat Kristiani mengambil peran aktif dalam memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta membangun kerja sama lintas masyarakat demi mendukung kemajuan Indonesia.

“Nilai agama perlu dihadirkan dalam tindakan nyata yang bermanfaat bagi lingkungan. Mari menjaga harmoni, memperkuat persatuan, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto menyatakan aparat kepolisian melakukan pengamanan di sekitar 860 tempat ibadah yang tersebar di wilayah hukum Polda Metro Jaya selama perayaan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus dan masa libur panjang.

Selain penjagaan di gereja, kepolisian juga meningkatkan patroli keamanan serta pengaturan lalu lintas di sejumlah kawasan yang diperkirakan dipadati masyarakat, termasuk pusat wisata dan pusat perbelanjaan.

Polda Metro Jaya turut mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, mulai dari kemacetan lalu lintas, tindak kriminalitas, hingga penyebaran hoaks dan isu provokatif di media sosial selama momentum libur Kenaikan Yesus Kristus. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat bepergian, mematuhi aturan lalu lintas, dan menjaga barang berharga selama beraktivitas di luar rumah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online