Gempa Sigi: 787 Rumah Rusak, 1 Warga Meninggal, 1.412 Jiwa Terdampak
Gempa M6,7 di Sigi rusakkan 787 rumah, 1 warga meninggal, ribuan terdampak. Ini data lengkap BPBD dan langkah penanganan.
Seorang siswa kelas 5 SD Al Kautsar Temanggung Anantacetta Reugra Abiraya bersama ibunya Ajeng Primiana di Temanggung, Kamis (14/5/2026). ANTARA/Heru Suyitno
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Indonesia. Siswa kelas 5 SD Al Kautsar Temanggung, Anantacetta Reugra Abiraya, kembali mencuri perhatian setelah mendapat undangan prestisius ke Amerika Serikat.
Tak sekadar mengikuti kompetisi internasional, siswa yang akrab disapa Raya ini juga berkesempatan mengunjungi pusat riset luar angkasa milik NASA. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei 2026.
Orang tua Raya, Ajeng Primiana, mengungkapkan bahwa undangan ini menjadi bagian dari rangkaian keikutsertaan putranya dalam ajang bergengsi Olympiade Tesla di Amerika Serikat.
"Ia mendapatkan undangan ke Amerika Serikat untuk mengikuti Olympiade Tesla serta berkesempatan mengunjungi NASA dan laboratorium penelitian di sana. Undangan tersebut dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei ini," ujarnya di Temanggung, Kamis.
Perjalanan Panjang, Bukan Sekadar Anak Jenius
Di balik pencapaian luar biasa ini, perjalanan Raya ternyata tidak instan. Dalam kurun waktu sekitar empat tahun, ia telah mengikuti berbagai kompetisi di lebih dari 15 negara.
Hasilnya, Raya sukses mengoleksi sekitar 70 medali internasional serta puluhan medali nasional dari berbagai ajang olimpiade sains dan inovasi.
Prestasi tersebut terus bertambah dari tahun ke tahun. Pada 2025, ia tercatat aktif mengikuti kompetisi tingkat global, sementara pada tahun sebelumnya sempat tampil di ajang internasional di Australia.
Konsistensi inilah yang kemudian membuka peluang lebih besar, hingga akhirnya mendapatkan undangan langsung ke Amerika Serikat.
Kunci Sukses: Jaga Mood, Bukan Tekanan
Di tengah padatnya jadwal kompetisi, Ajeng menegaskan bahwa pendekatan utama dalam mendampingi anak bukan sekadar mendorong prestasi akademik, tetapi menjaga kondisi psikologisnya.
"Anaknya sebenarnya senang belajar. Yang paling dijaga itu mood-nya. Karena mau lomba apa pun, bahkan tingkat nasional sekalipun, pasti melelahkan," katanya.
Menurutnya, menjaga keseimbangan antara belajar dan kebahagiaan anak menjadi faktor penting agar Raya tetap konsisten berprestasi tanpa tekanan berlebih.
Siap Terbang ke Amerika
Raya dijadwalkan berangkat ke Amerika Serikat pada akhir Mei 2026 selama sekitar tujuh hari dengan didampingi orang tua. Dalam agenda internasional seperti ini, peserta umumnya juga mendapat pendampingan dari perwakilan pemerintah Indonesia di luar negeri, termasuk kedutaan dan konsulat.
Kunjungan ke NASA menjadi salah satu momen paling dinanti, sekaligus membuka wawasan baru bagi Raya dalam dunia sains dan teknologi global.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pelajar daerah mampu bersaing di panggung dunia, bahkan sejak usia dini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M6,7 di Sigi rusakkan 787 rumah, 1 warga meninggal, ribuan terdampak. Ini data lengkap BPBD dan langkah penanganan.
McLaren dan Red Bull mengajukan banding ke FIA setelah penalti Pierre Gasly di GP Monako 2026 dibatalkan akibat kesalahan sistem pit lane.
Kegiatan ini menjadi “magnet” bagi para komunitas dan konsumen pencinta Honda Vario untuk merayakan kebersamaan dan mempererat solidaritas.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang
Astra Motor Yogyakarta melatih 25 karyawan PT Bayer Indonesia menjadi duta safety riding untuk meningkatkan budaya keselamatan berkendara.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.