BNPB Ingatkan Kemarau Ekstrem, Empat Provinsi Alami Hari Tanpa Hujan
BNPB mengimbau masyarakat waspada setelah BMKG mencatat hari tanpa hujan tingkat menengah hingga ekstrem di sejumlah provinsi pada Juli 2026.
Logo Nahdlatul Ulama (NU)
Harianjogja.com, JAKARTA—Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) giat memfinalisasi tahapan menuju Muktamar NU ke-35 yang direncanakan pada Agustus 2026. Upaya ini mencakup pembentukan panitia kecil untuk urusan teknis penyelenggaraan.
Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf, akrab disapa Gus Ipul, menyatakan hal itu saat berada di Bandarlampung, Minggu (26 April 2026). "Persiapan menuju Muktamar NU ke-35 terus berjalan dan kini memasuki tahap pematangan," katanya.
Menurut Gus Ipul, yang juga Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), panitia kecil telah terbentuk dan kini merampungkan susunan kepanitiaan lengkap. "Persiapan terus berjalan. Panitia kecil sudah dibentuk dan sedang menuntaskan susunan kepanitiaan yang diperlukan untuk pelaksanaan Muktamar,” ujarnya.
Fokus utama saat ini tertuju pada penyelesaian administrasi kepengurusan, terutama penerbitan Surat Keputusan (SK) bagi pengurus wilayah dan cabang sebagai peserta muktamar. Untuk mempercepatnya, PBNU telah membentuk tim panel yang dipimpin Muhammad Nuh. “Tim panel bertugas melakukan verifikasi dan penuntasan SK agar seluruh peserta memiliki legalitas yang sah sebelum muktamar berlangsung,” tambah Gus Ipul.
Ia juga mengimbau pengurus wilayah serta cabang segera melengkapi administrasi dan kesiapan teknis lainnya, sementara tim terus menuntaskan seluruh SK. Ketua PBNU Bidang Pendidikan dan Hukum Moh Mukri menjelaskan, tim panel turut memverifikasi dinamika internal organisasi. “Termasuk penyelarasan keputusan-keputusan sebelumnya agar seluruh proses berjalan kondusif,” ungkapnya.
PBNU optimistis semua tahapan rampung tepat waktu demi kelancaran Muktamar NU ke-35. “Insya Allah muktamar akan dilaksanakan pada 1 hingga 5 Agustus, sementara lokasi masih dalam pembahasan dan akan dikonsultasikan lebih lanjut oleh pimpinan,” pungkas Gus Ipul.
Nahdlatul Ulama (NU) merupakan organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia yang berdiri pada 31 Januari 1926 di Surabaya dengan semangat mempertahankan tradisi keagamaan serta kedaulatan bangsa.
Sebagai pilar penting moderasi beragama, NU konsisten mengusung konsep Islam Wasathiyah atau Islam Nusantara yang menjunjung tinggi toleransi, keadilan, dan keseimbangan di tengah keberagaman masyarakat.
Organisasi yang didirikan oleh K.H. Hasyim Asy'ari ini tidak hanya berfokus pada urusan dakwah dan pendidikan melalui jaringan pesantrennya yang luas, tetapi juga aktif berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat serta menjaga stabilitas nasional melalui komitmen teguh terhadap kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BNPB mengimbau masyarakat waspada setelah BMKG mencatat hari tanpa hujan tingkat menengah hingga ekstrem di sejumlah provinsi pada Juli 2026.
Rekomendasi 6 HP kamera terbaik 2026 untuk vlog, YouTube, TikTok, dan fotografi profesional. Simak keunggulan iPhone 17 Pro Max, Galaxy S26 Ultra, Xiaomi 17 Ult
Rupiah menguat 6 poin ke Rp17.980 per dolar AS pada Jumat pagi, didorong aliran dana asing dan stabilitas ekonomi domestik.
Drama China mendominasi iQIYI 2026! Pursuit of Jade puncaki daftar 10 drama terpopuler. Simak rekomendasi drachin terbaik untuk ditonton di sini.
IShowSpeed viral usai memohon Lamine Yamal mengalahkan Argentina di final Piala Dunia 2026. Fans berat Ronaldo itu takut Messi semakin mengukuhkan status GOAT.
RTS Link Johor Bahru-Singapura yang mulai beroperasi 2027 diperkirakan memicu defisit belanja Singapura hingga Rp4 triliun per tahun dan menekan sektor ritel se