Yusril: Penyadapan Presiden Diduga Bertujuan Lumpuhkan Pemerintahan
Yusril Ihza Mahendra menyebut kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo mengarah pada indikasi makar dan masih didalami penyidik.
Logo Nahdlatul Ulama (NU)
Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ma’shum Faqih, menegaskan bahwa adab harus tetap menjadi fondasi utama dalam setiap proses musyawarah di lingkungan Nahdlatul Ulama sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan menyikapi pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama yang digelar di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, pada 20–22 Juni 2026.
“Alhamdulillah, suasana pembukaan Munas dan Konbes NU sangat hangat dan penuh keakraban. Para masyayikh, pengurus, dan peserta berbaur dalam semangat ukhuwah. Inilah wajah NU yang sesungguhnya, di mana adab selalu menjadi penuntun dalam bermusyawarah,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Minggu (21/6/2026).
Gus Ma’shum, sapaan akrab KH Ma’shum Faqih, menilai perbedaan pandangan merupakan hal yang lumrah dalam organisasi besar seperti halnya Nahdlatul Ulama. Namun demikian, ia menekankan bahwa tradisi pesantren selalu mengajarkan setiap musyawarah harus dijalankan dengan sikap saling menghormati. Selain itu harus mengedepankan hikmah, serta mengutamakan kemaslahatan bersama.
Anggota Majelis Masyayikh Pondok Pesantren Langitan, Tuban, Jawa Timur itu juga memberikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Al Falah Ploso yang dinilainya sukses menjadi tuan rumah forum permusyawaratan tertinggi kedua di lingkungan NU setelah Muktamar.
“Luar biasa Pesantren Al Falah Ploso. Dalam waktu yang relatif singkat mampu mempersiapkan Munas dan Konbes dengan sangat baik, bahkan di tengah persiapan Haul Akbar Muassis Pondok Ploso. Ini menunjukkan kuatnya tradisi gotong royong, khidmah, dan manajemen pesantren,” ujarnya.
Lebih lanjut, mantan Wakil Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Timur sekaligus Pendiri Forum Gawagis Nusantara itu berharap suasana kebersamaan yang telah tampak sejak pembukaan dapat terus terjaga hingga akhir rangkaian kegiatan Munas dan Konbes. Sehingga ke depan harapannya berbagai proses selalu mengedepankan kepentingan umat.
“Semoga Munas dan Konbes ini bisa melahirkan keputusan-keputusan yang arif, mempererat ukhuwah, serta semakin memperkokoh khidmah Nahdlatul Ulama bagi umat, bangsa, dan peradaban,” ucap Gus Ma’shum Faqih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yusril Ihza Mahendra menyebut kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo mengarah pada indikasi makar dan masih didalami penyidik.
Jokowi hadir sebagai saksi di PN Jakarta Timur dalam perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa. Ia menyatakan membawa semua dokumen ijazah.
Cari ban motor untuk musim hujan? Simak tujuh rekomendasi ban, karakteristik, kisaran harga, dan tips memilih ban agar berkendara lebih aman.
Anastasios Douvikas memimpin daftar top skor Liga Champions 2026/2027 dengan enam gol, unggul satu gol dari Erling Haaland.
Kemenangan Persib atas Melbourne Victory menambah poin Indonesia di ranking AFC. Liga Indonesia kini mengoleksi 32.309 poin dan mendekati Singapura.
DPRD Temanggung memprioritaskan infrastruktur, irigasi, dan pertanian dalam penyusunan pokir APBD 2027 untuk mendukung mobilitas dan ekonomi masyarakat.