Libur Sekolah, Penumpang KA di Jogja Melonjak 40 Persen
Penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Jogja melonjak 40 persen saat libur sekolah, capai 63 ribu orang.
Ilustrasi bank. Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto disebut akan mengganti seluruh jajaran direksi Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) karena dinilai belum memberikan manfaat optimal bagi negara. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat kedaulatan ekonomi nasional dan memastikan perbankan milik negara bekerja lebih efektif.
Pernyataan itu disampaikan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat memberikan materi kepada anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang mengikuti kegiatan retret di fasilitas Pusat Kompetensi Bela Negara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan (BPSDM) di Cibodas, Rumpiang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu.
Sjafrie menilai kebijakan penyaluran kredit Bank Himbara selama ini lebih banyak menguntungkan pengusaha besar dibandingkan pelaku usaha kecil. Kondisi tersebut, menurut dia, menjadi salah satu alasan utama Presiden Prabowo akan mengambil keputusan tegas.
“Bank Himbara itu lebih menguntungkan pengusaha besar daripada pengusaha kecil untuk dikasih kredit. Oleh karena itu, Presiden akan memutuskan ganti semua direksi Bank Himbara,” kata Sjafrie.
Ia menambahkan, tidak hanya sektor perbankan, sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga dinilai belum mampu mendulang keuntungan maksimal bagi negara. Situasi tersebut, lanjut Sjafrie, berkaitan erat dengan kinerja jajaran direksi yang dinilai tidak optimal.
Menurutnya, terdapat direksi BUMN yang justru cenderung bekerja untuk kepentingan pribadi ketimbang kepentingan negara. Karena itu, pemerintah akan melakukan pembenahan menyeluruh melalui mekanisme seleksi yang lebih ketat.
Sjafrie menegaskan, pemilihan direksi bank negara dan BUMN ke depan akan mempertimbangkan kemampuan intelektual serta pengalaman praktis, disertai komitmen kebangsaan yang kuat.
“Kita ganti dengan mereka yang mempunyai kemampuan intelektual, kemampuan praktisi, tapi dia cinta tanah air,” ujar Sjafrie.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak lagi merekrut figur-figur lama yang telah terlalu lama menduduki posisi strategis di BUMN.
“Kita tidak lagi mengambil mereka yang sudah lama bercokol di BUMN,” tegasnya.
Usai memberikan sambutan, Sjafrie kembali menekankan komitmen tersebut saat menjawab pertanyaan awak media dalam sesi jumpa pers. Ia menyebut pemerintah tengah mencari generasi baru untuk memimpin BUMN.
“Pemerintah mencari generasi muda yang militan, kapabel, dan kredibel untuk kita beri tugas dan tanggung jawab mengendalikan perahu perjuangan ekonomi kita,” jelas Sjafrie.
Meski demikian, Sjafrie belum memaparkan secara rinci skema dan mekanisme seleksi yang akan diterapkan dalam proses pergantian jajaran direksi Bank Himbara dan BUMN lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Jogja melonjak 40 persen saat libur sekolah, capai 63 ribu orang.
4 kebiasaan setelah jam 5 sore yang wajib dihindari agar tekanan darah stabil: kafein, garam, alkohol, dan stres. Simak rekomendasi pakar kesehatan.
Meta luncurkan Pocket, aplikasi AI untuk membuat gim & aplikasi interaktif tanpa kode. Cukup dengan prompt, siapa pun bisa jadi kreator.
Justin Kluivert di-bully warganet Indonesia usai gagal penalti di Piala Dunia 2026. KNVB lapor polisi. Simak kronologi dan kaitannya dengan Patrick Kluivert.
Krisis BBM di Rusia dorong lonjakan permintaan mobil listrik China. Penjualan naik dari 2-3 unit/bulan jadi 2-3 unit/hari.
10 rekomendasi film Juli 2026: Spider-Man, Moana live action, Petaka Gunung Welirang, dan banyak lagi. Catat jadwal tayangnya dan siapkan daftar tontonan Anda!