Chitato Gandeng TREASURE, Ajak Gen Z Buat Gebrakan dengan Gaya Sendiri
Chitato dan Chitato Lite menggandeng TREASURE dalam kampanye Make The Wave You Lite, mengajak Gen Z berkembang dan berani tampil dengan gaya sendiri.
Sejumlah warga terdampak bencana gempa beristirahat di tenda pengungsian di Stadion Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). Data Kementerian Sosial mencatat hingga pukul 15.40 WIB, terdapat sekitar dua ribu jiwa dilaporkan terdampak bencana gempa bumi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur. ANTARA FOTO/Mega Tokan/sth/wpa.
Harianjogja.com, JAKARTA—Gempa bumi susulan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah mencapai 3.055 kejadian setelah gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu (15/8/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa susulan terbesar mencapai magnitudo 6,2 hingga Rabu (19/8/2026) pukul 17.00 WIB.
Dari ribuan gempa susulan tersebut, sebanyak 25 kejadian memiliki magnitudo di atas 5. Sementara itu, gempa susulan dengan magnitudo terkecil tercatat 1,1.
BMKG juga mencatat sebanyak 88 gempa susulan dirasakan oleh masyarakat selama periode pemantauan tersebut.
Gempa M5,2 Kembali Guncang NTT
Pada Rabu (19/8/2026) pagi, gempa bermagnitudo 5,2 kembali mengguncang wilayah NTT. Gempa yang berpusat di laut tersebut dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di Kabupaten Nagekeo dan Ende.
BMKG melaporkan gempa terjadi pada pukul 10.13.28 WIB. Episenter berada di laut sekitar 54 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Pusat gempa tersebut berada pada koordinat 8,23 derajat Lintang Selatan dan 121,51 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.
Guncangan dirasakan dengan intensitas III-IV di Kabupaten Nagekeo dan IV di Kabupaten Ende.
Berdasarkan laman resmi BMKG, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Kendati demikian, masyarakat diminta tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan.
“Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” tulis laman resmi BMKG.
BNPB Siapkan Bantuan untuk Rumah Warga Terdampak
Di tengah rangkaian gempa susulan tersebut, pemerintah juga menyiapkan dukungan bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, NTT, pada 15 Agustus 2026.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan dukungan tersebut akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah. Bantuan diberikan setelah proses pendataan dan verifikasi selesai dilakukan secara akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.
"Pemerintah menyiapkan skema bantuan perbaikan rumah bagi warga terdampak. Untuk rumah dengan kategori rusak ringan, BNPB akan memberikan dukungan sebesar Rp15 juta, sedangkan rumah rusak sedang mendapatkan dukungan sebesar Rp30 juta," kata Suharyanto dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.
Untuk rumah yang mengalami rusak berat, pemerintah menyiapkan solusi berupa pembangunan hunian tetap (huntap). Namun sebelum huntap dapat direalisasikan, BNPB menyiapkan hunian sementara (huntara) bagi warga yang rumahnya rusak berat melalui Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu.
Masyarakat dengan rumah kategori rusak berat nantinya dapat memilih salah satu dari dua alternatif yang disiapkan pemerintah. Mereka dapat menerima DTH untuk menyewa rumah atau menempati huntara.
Skema tersebut disiapkan agar warga tetap memiliki tempat tinggal yang layak selama menunggu proses pembangunan hunian tetap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Chitato dan Chitato Lite menggandeng TREASURE dalam kampanye Make The Wave You Lite, mengajak Gen Z berkembang dan berani tampil dengan gaya sendiri.
Pemkab Bantul menyiapkan kajian investasi di sekitar Kelok 23. Status lahan dan tata ruang akan dipetakan sebelum ditawarkan kepada investor.
OJK mengangkat Henry Rialdi sebagai Deputi Komisioner BMKS untuk memperkuat pengaturan dan pengawasan bursa mineral dan komoditas strategis.
PSS Sleman akan kembali menjalani laga uji coba pekan ini. PSM Makassar disinyalir menjadi calon lawan setelah berlatih di Sleman.
Karhutla kembali terjadi di Seloharjo, Pundong, Bantul. Damkarmat kesulitan memadamkan api karena lokasi berada di perbukitan tanpa akses mobil.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel menilai jadwal kompetisi musim 2026/2027 yang tidak merata. Ada periode dengan pertandingan yang menumpuk, tetapi di sis