Macan Kumbang Masuk Permukiman di Batang, BKSDA Tambah Kamera Trap
Macan kumbang turun ke permukiman Batang. BKSDA Jateng mempertimbangkan penambahan kamera trap dan pemasangan rambu-rambu.
Reaksi perempuan dan anak-anak Palestina setelah serangan Israel di Kota Gaza 15 Oktober 2023. (Reuters/Mutasem Murtaja)\r\n\r\n
Harianjogja.com, GAZA - Warga Palestina yang tewas akibat serangan membabi-buta tentara Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah melampaui 65.000 jiwa, demikian publikasi otoritas kesehatan di Gaza pada Rabu (17/9).
Selama 24 jam terakhir, 98 jenazah dan 385 korban luka-luka dibawa ke rumah sakit di Gaza, kata otoritas tersebut, seraya menambahkan bahwa tujuh pekerja kemanusiaan tewas dan 87 lainnya luka-luka dalam periode yang sama.
Jumlah warga Palestina yang tewas sejak dimulainya konflik pada 2023 telah mencapai 65.062 orang, dengan 165.697 lainnya luka-luka, lanjut laporan itu.
Empat orang tewas dalam 24 jam terakhir akibat kelaparan dan malanutrisi, sehingga jumlah korban tewas akibat kekurangan pangan menjadi 432 orang, termasuk 146 anak-anak, tambah laporan itu.
BACA JUGA: Daftar 23 Negara Dukung Deklarasi Palestina Merdeka
Pembaruan ini dirilis setelah Israel memulai serangan darat di Gaza City pada Selasa (16/9) dini hari waktu setempat dan memaksa ribuan warga Palestina lainnya mengungsi dari Gaza City, pusat kota terbesar di wilayah kantong tersebut. Serangan Israel itu langsung menuai kecaman keras secara global.
Dengan angka kematian yang baru ini, Baris Adibelli, seorang akademisi di Universitas Kutahya Dumlupinar Turki, mengatakan warga sipil Palestina "pada dasarnya hanya diberi dua pilihan: mengungsi atau menghadapi kematian."
"Tindakan Israel di Lebanon, Palestina, perang 12 hari dengan Iran, dan pengaruhnya yang semakin besar di Suriah telah membuat kawasan tersebut menjadi sangat tidak stabil, dan serangan baru ini akan memperburuk ketegangan," kata Baris Doster, seorang akademisi dari Universitas Marmara di Istanbul, memperingatkan bahwa serangan Israel di Gaza City mengancam akan semakin mengganggu stabilitas kawasan.
Sejumlah pengunjuk rasa melakukan aksi solidaritas untuk Gaza di Beirut, Lebanon, pada 15 September 2025. (Xinhua/Bilal Jawich)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara - Anadolu
Macan kumbang turun ke permukiman Batang. BKSDA Jateng mempertimbangkan penambahan kamera trap dan pemasangan rambu-rambu.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.
Polresta Cilacap mengungkap dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dengan 24 korban selama 11 tahun. Polisi membuka posko pengaduan.
Piala AFF 2026 memasuki fase semifinal! Singapura vs Thailand dan Malaysia vs Vietnam. Thailand lolos dengan nilai sempurna, Vietnam juara Grup A. Cek jadwal le
Honor resmi luncurkan Robot Phone dengan gimbal titanium terkecil di industri. Kamera 200 MP bisa bergerak 4 arah, rekam 4K, dan punya 100 ekspresi wajib.