Gedung KDMP Dipakai Lomba 17-an hingga Nikahan, Ini Kata Dinkop
Gedung KDMP di Jateng dipakai lomba 17-an hingga resepsi nikahan. Dinkop UKM Jateng menyebutnya bisa jadi sumber pendapatan koperasi.
Sejumlah warga mengikuti aksi akbar Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina di kawasan Monas, Jakarta, Minggu (5/11/2023)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Catatan sejarah ditorehkan dengan mayoritas negara-negara dunia mendukung solusi dua negara (two-state solution) sebagai penyelesaian konflik antara Israel dan Palestina dalam Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB (United Nations General Assembly/UNGA), 12 September 2025.
Draf resolusi berjudul "Deklarasi New York tentang Penyelesaian Damai masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara" yang diadopsi tersebut di dalamnya mendukung pengakuan negara Palestina yang merdeka, tanpa keterlibatan Hamas.
Resolusi tersebut mendapatkan dukungan perolehan suara 142 negara yang menyatakan setuju, sedangkan 10 negara menyatakan tidak setuju, dan 12 negara lainnya abstain.
Sejumlah negara-negara besar di berbagai benua pun turut andil menorehkan catatan sejarah dalam mendorong lahirnya deklarasi yang dianggap sebagai sebagai tonggak penting menuju perdamaian yang adil dan komprehensif di Timur Tengah tersebut.
BACA JUGA: Daftar 10 Negara yang Menolak Palestina Merdeka
Di antara 142 negara tersebut, empat dari lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memiliki hak veto, yakni China, Prancis, Rusia, Inggris, memberikan dukungan terhadap deklarasi tersebut.
Presiden Prancis Emmanuel Macron pun mengatakan, di bawah kepemimpinan Prancis dan Arab Saudi, mayoritas negara anggota PBB menyetujui deklarasi itu. Dalam unggahan di platform X, ia menyebut hasil ini sebagai momentum bersejarah.
Adapun Amerika Serikat (AS) yang juga memiliki hak veto di Dewan Keamanan PBB ikut berdiri dalam deretan 10 negara yang menolak deklarasi tersebut bersama Israel, Hungaria, Argentina, hingga Papua Nugini.
Indonesia sendiri yang sejak awal mendukung kemerdekaan Palestina turut memberikan dukungan terhadap deklarasi tersebut bersama negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) lainnya. Sementara itu, 12 negara yang menyatakan abstain di antaranya, Ceko, Ekuador, Etiopia, hingga Fiji.
Berikut negara-negara besar yang mendukung deklarasi pengakuan Palestina merdeka di Majelis Umum PBB:
1. Arab Saudi
2. Afrika Selatan
3. Australia
4. Belanda
5. Brasil
6. China
7. Denmark
8. India
9. Italia
10. Inggris
11. Jepang
12. Jerman
13. Kanada
14. Korea Selatan
15. Meksiko
16. Mesir
17. Prancis
18. Qatar
19. Rusia
20. Spanyol
21. Swiss
22. Swedia
23. Turki
Dokumen resmi PBB menyebut deklarasi itu memuat peta jalan komprehensif, termasuk gencatan senjata permanen di Gaza, pembebasan sandera, pertukaran tahanan, serta penarikan penuh pasukan Israel. Gaza dan Tepi Barat akan dipersatukan di bawah Otoritas Palestina melalui Komite Administrasi Transisi sementara.
Deklarasi juga merekomendasikan pembentukan Misi Stabilisasi PBB untuk melindungi warga sipil, memperkuat aparat keamanan Palestina, dan menjamin keamanan kedua pihak. Anggota PBB pula meminta akses penuh bagi bantuan kemanusiaan, pemulihan layanan dasar, serta dukungan pendanaan bagi Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gedung KDMP di Jateng dipakai lomba 17-an hingga resepsi nikahan. Dinkop UKM Jateng menyebutnya bisa jadi sumber pendapatan koperasi.
Google Meet meluncurkan fitur AI Gemini yang mampu merekam, menyalin, dan merangkum rapat tatap muka secara otomatis. Hasilnya tersimpan di Google Docs dan diki
Telur kaya protein dan nutrisi, tetapi konsumsi berlebihan dapat meningkatkan asupan kolesterol, kalori, hingga risiko gangguan kesehatan tertentu. Simak penjel
Pasar murah HUT RI ke-81 digelar di Stadion Handayani Gunungkidul dengan 6 ton bahan pokok dan harga di bawah pasaran.
The Script dipastikan kembali menggelar konser di Indonesia Arena Jakarta pada 3 April 2027. Tiket presale mulai Rp650.000 dan dijual mulai 21 Agustus 2026.
Prabowo resmi umumkan proyek Giant Sea Wall sepanjang 575 km dari Banten-Gresik. Butuh waktu 15-20 tahun, lindungi 50 juta warga. Indonesia belajar dari Belanda