Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Capai Pekalongan hingga Pariaman
Abu vulkanik Anak Krakatau menyebar hingga Pekalongan, Pariaman, dan Padang Panjang. Tiga bandara menghentikan operasi sementara.
Budi Arie Setiadi - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi angkat bicara terkait dengan perkara dugaan korupsi proyek PDNS di Kominfo (sekarang Komdigi).
Budi yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) mengaku telah melaporkan perkara itu sejak September 2024.
"Saya yang melaporkan kasus ini ke kejaksaan Agung sekitar bulan September 2024," ujarnya saat dihubungi, Jumat (23/5/2025).
BACA JUGA: Budi Arie Sambangi KPK
Dia menambahkan, dirinya tidak melaporkan itu sendiri. Pasalnya, laporan itu dilakukan bersama dengan Wakil Menteri Kominfo, Sekretaris Jenderal Kominfo serta Inspektorat Jenderal Kominfo.
"Saya hadir bersama Wamen, Sekjen, dan Irjen," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Kejari Jakarta Pusat, Safrianto mengatakan proyek ini mulai berjalan di era tiga Menteri Kominfo periode 2019-2024. Mulai dari Rudiantara, Johnny Gerrard Plate dan Budi Arie Setiadi.
Pada intinya, dalam proyek ini diduga ada kongkalikong atau pemufakatan pengadaan proyek PDNS antara pejabat Kominfo dan swasta pada periode 2020-2024. Total proyek itu mencapai Rp959 miliar.
Hanya saja, Safrianto menyatakan bahwa pihaknya saat ini masih berfokus pada pendalaman fakta hukum mengenai lima tersangka yang baru ditetapkan.
Mereka yakni, Eks Dirjen Aptika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, eks Direktur Layanan Aptika Kominfo Bambang Dwi Anggono (BDA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek PDNS, Nova Zanda (NZ).
Selanjutnya, mantan Direktur Bisnis pada PT Aplikanusa Lintasarta, Alfi Asman (AA) dan eks Account Manager PT Docotel Teknologi, Pinie Panggar Agustie (PPA).
"Kemudian, terkait dengan rencana apakah ada rencana pemanggilan-pemanggilan penyidik saat ini masih fokus menetapkan 5 tersangka ini," ujar Safrianto di Jakarta, Kamis (22/4/2025).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Abu vulkanik Anak Krakatau menyebar hingga Pekalongan, Pariaman, dan Padang Panjang. Tiga bandara menghentikan operasi sementara.
G7 sepakat melepas hingga 100 juta barel minyak dari cadangan strategis selama empat bulan untuk menekan harga energi.
Proyek data center AI Rp3,5 triliun di Jatiluhur dihentikan sementara. KDM menyebut kelalaian konsultan terkait data perizinan.
AS mengerahkan dua baterai rudal Patriot tambahan ke Saudi dan Qatar untuk melindungi fasilitas energi di tengah ancaman konflik Iran.
Angka pernikahan di Jogja turun. Pendidikan, karier, ekonomi hingga ketakutan gagal berumah tangga memengaruhi keputusan anak muda.
Sebanyak 1.001 pembatik meramaikan Malioboro lewat Simfoni 1001 Pembatik, mengajak masyarakat mengenal proses dan budaya batik.