Ledakan Pasar Cimanggis Tewaskan 2 Orang dan 11 Luka-luka, Polisi Sebut Bukan Bom
Polisi memastikan ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, bukan berasal dari bom. Dua orang meninggal dunia dan 11 lainnya mengalami luka-luka.
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana berada di dalam mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Antara/M Risyal Hidayat/nym.
Harianjogja.com, JAKARTA— Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita aset tersangka kasus Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dadan Hindayana, dengan nilai estimasi mencapai Rp8,4 miliar. Penyitaan tersebut mencakup jam tangan Rolex, kendaraan, serta uang tunai dalam pecahan rupiah, dolar Amerika Serikat, dan dolar Singapura.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI, Anang Supriatna, mengatakan penyitaan aset tersebut dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor Prin-33/F.2/Fd.2/05/2026 tertanggal 29 Mei 2026.
"Nilai estimasi/total aset yang disita dari Sdr. DH diperkirakan sebesar Rp8.436.069.815," ujar Anang dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (5/9/2026).
Aset Dadan yang Disita
Dari penyitaan tersebut, salah satu aset yang menjadi perhatian adalah jam tangan Rolex model 52509 dengan nomor seri 1J1R8052. Barang tersebut ditaksir memiliki nilai sekitar Rp300 juta.
Selain jam tangan, Kejagung juga menyita satu unit Toyota Zenix yang disebut sebagai bagian dari aset Dadan Hindayana.
Penyidik juga menemukan uang tunai yang disimpan dalam sebuah cash box berwarna biru merek Krisbow. Uang tersebut terdiri atas sejumlah pecahan mata uang asing dan rupiah.
"Uang Tunai di Dalam Cash Box Warna Biru Merek Krisbow, SG$75.000, SG$30.000, US$20.000, US$1.600, SG$900, SG$900, SG$44.000 hingga Rp20 juta," imbuh Anang.
Penyitaan tidak hanya dilakukan terhadap aset yang berada dalam bentuk barang berharga dan uang tunai. Sejumlah kendaraan yang terparkir di Apartemen Sentul Tower, Sentul City, juga turut diamankan dalam proses penyitaan.
Ada Kendaraan dan Uang Tunai
Aset lain yang disita Kejagung berasal dari tiga kendaraan yang berada di Apartemen Sentul Tower Sentul City.
Dari Suzuki Carry Pickup, penyidik menemukan uang sebesar US$240.000 yang disimpan dalam box besi berwarna biru.
Kemudian, dari mobil Honda WR-V ditemukan uang US$20.000, Rp4.950.000 dalam pecahan Rp50.000, Rp4 juta dalam pecahan Rp20.000, serta Rp990.000 dalam pecahan Rp10.000.
Sementara itu, dari kendaraan Avanza ditemukan uang tunai sebesar Rp24,5 juta.
Kejagung juga mencatat adanya uang tunai lainnya senilai Rp540.293.375 sebagai bagian dari aset yang telah disita.
"Uang Tunai lainnya Rp540.293.375," pungkas Anang.
Dengan demikian, total estimasi aset Dadan Hindayana yang telah disita Kejagung mencapai Rp8.436.069.815. Penyitaan tersebut dilakukan dalam rangka penyidikan perkara yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) tersebut dalam kasus MBG.
Aset yang disita mencakup berbagai bentuk, mulai dari jam tangan mewah, kendaraan hingga uang tunai dengan beberapa mata uang. Kejagung menyatakan nilai seluruh aset tersebut telah dihitung dalam estimasi total penyitaan sebesar Rp8,4 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Polisi memastikan ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, bukan berasal dari bom. Dua orang meninggal dunia dan 11 lainnya mengalami luka-luka.
Haley Sacks, kreator keuangan bergelar miliuner, memilih menyewa rumah. Harga hunian dan pendapatan menjadi pertimbangan penting.
Simak daftar harga iPhone Duo 256 GB hingga 2 TB, pilihan warna, spesifikasi layar, kamera, dan informasi ketersediaannya di Indonesia.
Indonesia masuk lima besar negara dengan frekuensi mandi tinggi menurut Seasia Stats. Simak daftar 11 negara dan faktor yang memengaruhi kebiasaan mandi.
Simak jadwal tayang dan sinopsis lima film Indonesia terbaru pada Oktober-November 2026, dari Laut Bercerita hingga People Pleaser.
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menilai kekalahan timnya atas Persik Kediri tak lepas dari faktor ketidakberuntungan dan kelengahan di lini pertahanan. Ia j