Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati atas Wafatnya Guruh
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
PDI Perjuangan./Harian Jogja
Harianjogja.com, JAKARTA—Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengumpulkan kadernya yang menjabat sebagai kepala dan wakil kepala daerah. Kegiatan pembekalan membahas tiga topik penting, yakni potensi daerah, agenda ciri khas partai, hingga tata kelola pemerintahan.
“Tiga agenda ini memiliki fokus, tantangan, dan lesson learned (pelajaran yang didapat) dari masing-masing pengalaman yang telah kita bagikan,” kata Ketua DPP PDIP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah Ganjar Pranowo saat penutupan pembekalan tersebut di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Minggu.
Ganjar menjelaskan sejumlah potensi di daerah yang dipimpin oleh kader PDIP meliputi pertanian, perdagangan, pariwisata, hingga logistik. Namun, potensi tersebut tidak terlepas dari tantangan seperti pengelolaan sumber daya manusia, alokasi keuangan, konektivitas, dan penjenamaan (branding).
“Beberapa isu tentang dukungan industri atau UMKM mencuat dari berbagai diskusi dan saya kira itu khas pembelaan kita kepada masyarakat kecil,” katanya.
Adapun ciri khas agenda PDIP berkaitan dengan pendidikan, penanganan kemiskinan, dan ketahanan pangan. Ganjar menyebut beberapa kepala daerah PDIP telah memperluas akses fasilitas pendidikan gratis, mengintervensi pengeluaran anggaran, hingga menggalakkan cadangan pangan.
“Maka butuh dukungan politik dan legalisasi termasuk tantangan dari birokrasi dan pendampingan dari kawan-kawan pusat, wabil khusus dari DPR hari ini,” ujar dia.
Dari sisi tata kelola pemerintahan, pembekalan mengerucut pada upaya kepala daerah dapat melayani masyarakat dengan prima. Salah satunya melalui digitalisasi pelayanan, reformasi birokrasi, dan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).
“Lalu ada resistensi dari birokrasi yang mesti kita optimalkan dengan kekuatan-kekuatan basis teori dan pengalaman yang kemarin dimiliki, serta validasi data agar seluruh target betul-betul berbasis data yang akan kita selesaikan secara bersama-sama,” ujarnya.
Menurut Ganjar, pembekalan yang berlangsung sejak Jumat (16/5) ini bertujuan untuk menyeragamkan pemahaman terkait agenda bersama partai. Hal itu mengingat para kepala daerah memiliki janji-janji politik yang harus dipenuhi kepada masyarakat.
“Dalam koridor kepartaian, kita semua sekali lagi saling tolong-menolong, saling membantu, saling berbagi pengalaman dan tentu saja hasil akhirnya adalah kemajuan di tempat Bapak/Ibu sekalian,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
PISA 2025 menempatkan Singapura dengan skor membaca tertinggi 535. Indonesia naik 6 poin menjadi 365. Berikut daftar lengkapnya.
Arif Aiman disorot akun Malaysia setelah Indonesia ditahan 0-0. Winger JDT itu disebut lebih hebat dari pemain Timnas Indonesia.
Harga emas Pegadaian 29 September 2026 untuk Antam, Galeri24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.
FIFA membahas kemungkinan dana tambahan untuk 211 asosiasi anggota. UEFA dan Concacaf mengusulkan minimal US$10 juta per anggota.