PSEL Piyungan Akan Aliri Listrik 15.000 Rumah, Dibangun 2027
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI ikut mengentaskan kemiskinan di Indonesia melalui berbagai program.
Pimpinan Baznas RI Bidang Transformasi Digital Nasional Nadratuzzaman Hosen mengatakan Baznas mencatat total sebanyak 577 ribu jiwa warga miskin yang berhasil keluar dari jurang kemiskinan sepanjang tahun 2024.
"Kinerja Baznas tersebut mencakup berbagai aspek mulai dari pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga program-program berbasis teknologi dalam rangka membantu mengentaskan kemiskinan di Indonesia," katanya dikutip Rabu (1/1/2025).
BACA JUGA: Pemkab Sleman Berkomitmen Mengentaskan Kemiskinan, Siapkan Beragam Program
Nadra menjelaskan, capaian tersebut merupakan hasil yang dilakukan Baznas dalam rangka mendorong penerima zakat atau mustahik menjadi pemberi zakat atau muzaki.
"Kita telah melakukan berbagai program untuk membantu mustahik menjadi muzaki. Semoga tahun depan -2025- lebih banyak lagi masyarakat yang menerima manfaat," ujar Nadratuzzaman Hosen.
Sementara itu, Kepala Divisi Inovasi dan Program Kreatif Baznas RI Abdul Aziz Yahya Saoqi memaparkan kinerja yang dilakukan pengentasan kemiskinan nasional di tahun 2024, di mana untuk kemiskinan ekstrem, pihaknya telah mengentaskan kurang lebih 321 ribu orang.
"Ini persentasenya cukup besar jika dibandingkan dengan garis-garis kemiskinan yang lain," kata dia.
Selain itu, kata Abdul Aziz, Baznas juga telah menaikkan penghasilan mustahik untuk masuk ke standar minimum wilayah bagi sebanyak 15 ribu orang.
"Kemudian kita meningkatkan standar had kifayah -standar kecukupan hidup- 61 ribu orang dan masuk ke dalam standar nisab zakat sebanyak 28 ribu orang," ungkapnya.
Melalui berbagai capaian ini, Abdul Aziz menyimpulkan bahwa Baznas turut berkontribusi membantu pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Menkeu Purbaya menegaskan tak ada pajak baru khusus rumah kontrakan. Penghasilan sewa properti tetap menjadi objek PPh sesuai aturan.
Daftar harga HP ZTE terbaru 2026 mulai Rp999.000, dari Blade A35, Blade A72 hingga Nubia V60 lengkap dengan spesifikasinya