Capres Brasil Flavio Bolsonaro Diselidiki atas Dugaan Pencucian Uang
Kepolisian Federal Brasil menyelidiki Flavio Bolsonaro atas dugaan pencucian uang setelah menemukan hubungan keuangan dan perjalanan ke luar negeri.
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA— Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan pengentasan kemiskinan tidak cukup dilakukan melalui bantuan sosial. Menurutnya, masyarakat perlu didorong menuju kemandirian melalui ekosistem yang menghubungkan perlindungan sosial, pemberdayaan, lapangan kerja, peningkatan pendapatan, dan peluang usaha.
“Bansos hanya bantalan sementara, jaminan sosial menjadi jaring pengaman saja. Yang menjadi pokok adalah kemandirian masyarakat,” kata Menko Muhaimin Iskandar dalam keterangan di Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Muhaimin dalam Rapat Koordinasi Daerah Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Solo, Jawa Tengah.
Menurut Muhaimin, pemerintah perlu terus menyosialisasikan perubahan paradigma dalam kebijakan pengentasan kemiskinan. Orientasi kebijakan, kata dia, perlu bergeser dari sekadar memberikan perlindungan sosial menuju pemberdayaan masyarakat.
Pengentasan Kemiskinan Butuh Kolaborasi
Muhaimin menilai pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menangani persoalan kemiskinan. Diperlukan keterlibatan berbagai sektor agar program yang dijalankan dapat saling terhubung dan memberikan dampak yang lebih luas.
Ekosistem tersebut melibatkan pemerintah pusat dan daerah bersama dunia usaha, industri, perguruan tinggi, lembaga filantropi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
“Langkah berikutnya adalah memperkuat ekosistem. Ini yang penting. Ekosistem ini kita ciptakan antara berbagai sektor sehingga terintegrasi, dunia industri, stakeholders, termasuk filantropi dan perguruan tinggi,” katanya.
Menurut dia, keterlibatan dunia industri menjadi penting karena sektor tersebut dapat membuka lapangan kerja sekaligus menciptakan akses ekonomi baru bagi masyarakat.
Dengan semakin terbukanya kesempatan kerja dan usaha, masyarakat diharapkan tidak terus bergantung pada bantuan sosial sebagai sumber utama untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Perguruan Tinggi dan Filantropi Dilibatkan
Selain dunia usaha dan industri, Muhaimin menyebut perguruan tinggi memiliki peran dalam mendukung pengentasan kemiskinan. Perguruan tinggi diperlukan untuk memastikan kebijakan dan berbagai bentuk intervensi pemberdayaan dapat terus berkembang mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Keterlibatan perguruan tinggi juga diharapkan dapat memperkuat pendekatan berbasis pengetahuan dalam program pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, lembaga filantropi dinilai dapat menjadi mitra strategis pemerintah untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Muhaimin mengatakan kepercayaan yang dimiliki lembaga filantropi di tengah masyarakat merupakan salah satu kekuatan yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas kolaborasi dalam penanggulangan kemiskinan.
Karena itu, pengentasan kemiskinan menurutnya perlu ditempatkan sebagai kerja bersama lintas sektor. Perlindungan sosial tetap diperlukan sebagai bantalan dan jaring pengaman, tetapi tujuan akhirnya adalah membangun kemandirian masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kepolisian Federal Brasil menyelidiki Flavio Bolsonaro atas dugaan pencucian uang setelah menemukan hubungan keuangan dan perjalanan ke luar negeri.
Bantul mencatat HTH terpanjang di Indonesia selama El Nino 2026. Pemkab telah menyalurkan 6,6 juta liter air bersih ke wilayah terdampak.
Ratusan massa bertahan di DPRD DIY hingga petang dalam aksi kritik dua tahun Prabowo-Gibran. Situasi memanas saat massa mencoba mendobrak pintu.
DPRD Bantul mendorong UMK 2027 mendekati Kebutuhan Hidup Layak Rp4,5 juta dengan mempertimbangkan kondisi pekerja dan kemampuan perusahaan.
DPUPKP Kota Jogja memetakan titik rawan genangan di Jambon, XT Square, Giwangan hingga Jogokaryan untuk mengantisipasi hujan deras.
Bareskrim menetapkan lima tersangka kasus blackout Batam-Bintan yang dipicu korsleting di Trafo 1 GI Sei Harapan, dengan kerugian Rp57,3 miliar.