Komdigi Sebut 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Kapolsek Cisolok AKP Nandang Herawan mengatakan Suku Rohingya, Myanmar yang kedapatan mengontrak rumah di Perumahan Nuansa Indah Baru Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jabar mengaku rencananya mereka akan menetap di Cisolok selama lima bulan. /Antara.
Harianjogja.com, SUKABUMI—Kapolsek Cisolok AKP Nandang Herawan mengatakan Suku Rohingya, Myanmar yang kedapatan mengontrak rumah di Perumahan Nuansa Indah Baru Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jabar mengaku rencananya mereka akan menetap di Cisolok selama lima bulan.
"Dari hasil pemeriksaan, Suku Rohingya ini sengaja menyewa rumah kontrakan untuk dijadikan tempat tinggal mereka selama lima bulan ke depan," katanya di Sukabumi, Minggu.
BACA JUGA : India Usir Warga Rohingya ke Myanmar
Menurut Nandang, mereka bisa sampai ke Kecamatan Cisolok diduga menggunakan bus umum. Setelah sampai di Palabuhanratu, perjalanan mereka dilanjutkan ke Kecamatan Cisolok juga dengan menggunakan bus umum.
Namun belum diketahui bagaimana kronologis awal mereka bisa menyewa dua rumah di Perumahan Nuansa Indah Baru, untuk mengungkap kronologis masih dalam penyelidikan pihaknya.
Dari hasil wawancara dengan para imigran gelap ini, terungkap mereka akan menetap sementara di dua rumah ini selama lima bulan. Tapi, belum diketahui tujuan mereka selanjutnya apakah ingin menyeberang ke Pulau Natal, Australia atau lainnya.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Sukabumi untuk menangani keberadaan orang asing ilegal ini dan untuk penanganan penanganan lebih lanjut sudah diserahkan ke Polres Sukabumi," tambahnya.
Nandang mengatakan 24 orang Suku Rohingya mayoritas berjenis kelamin pria sisanya merupakan perempuan dan anak-anak. Di sisi lain, terungkapnya keberadaan mereka berkat informasi warga yang mencurigai keberadaan orang asing yang kerap berlalu lalang di Perumahan Nuansa Indah Baru dalam dua hari terakhir.
BACA JUGA : Mobil Tabrak Rumah di Pakualaman Jogja, Satu Penumpang Meninggal
Kemudian dilaporkan ke petugas Bhabinkamtibmas dan Babisa Desa Cisolok. Setelah dilakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap dua rumah yang diisi Suku Rohingya, pihaknya langsung melakukan penggerebekan.
Saat petugas dari Polsek Cisolok dan Pemdes Cisolok datang ke lokasi, beberapa diantara mereka sempat ada yang melarikan diri, tetapi berhasil ditemukan kembali. Untuk saat ini mereka akan dievakuasi oleh personel Satreskrim Polres Sukabumi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 15 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.