Pelatih Panjat Tebing Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, 5 Korban Atlet
Bareskrim Polri mengungkap kasus TPKS oleh pelatih panjat tebing HB terhadap lima atlet putri. Tersangka dijerat UU TPKS dan terancam pidana tambahan
Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep - ist/Antara
Harianjogja.com, SEMARANG—Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep belum menentukan pilihan apakah maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah atau Jakarta.
Menurut Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini, persaingan baik di Jakarta maupun Jawa Tengah ketat.
"Survei saya di DKI kan kecil. Terakhir Litbang Kompas di angka satu. Alhamdulillah, di Jateng dengan tidak ada foto, tidak ada baliho, tidak ada 'billboard', Alhamdulillah nomor satu di Jateng," katanya, saat peresmian Kantor DPD PSI Kota Semarang, Sabtu (20/7/2024).
BACA JUGA: Kaesang: Jateng Butuh Pemimpin yang Mampu Menyelesaikan Masalah
Namun, mengenai keputusan untuk maju di pilkada mana, Kaesang meminta untuk menunggu kabar selanjutnya pada Agustus atau saat tahapan pendaftaran Pilkada Serentak 2024.
"Tunggu nanti, ya, di bulan Agustus saat pendaftaran. Kalaupun saya mendaftar di Jateng, pasti ketemu lagi nanti. Peluang menang, Alhamdulillah sangat besar di Jawa Tengah," katanya.
Menanggapi kemungkinan berduet dengan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi di Pilgub Jateng 2024, ia mengatakan bahwa Luthfi adalah sosok yang pantas menjadi Gubernur Jateng.
"Kita lihat lagi bahwa Provinsi Jateng ini sangat besar dan Pak Ahmad Luthfi sendiri juga sebagai Kapolda sudah pernah, yang beliau lakukan sudah banyak, khususnya di Jateng," katanya.
BACA JUGA: Pengamat Sebut Kaesang Lawan Seimbang Anies di Pilkada Jakarta
Akan tetapi, Kaesang kembali menegaskan untuk meminta menunggu terkait keputusannya untuk maju di pilkada mana, sebagai apa, dan dengan siapa, termasuk jika pun maju di Jateng bersama Ahmad Luthfi.
"Saya rasa beliau memang pantas menjadi gubernur di Jateng untuk periode selanjutnya. Tapi, balik lagi, untuk masalah Luthfi-Kaesang atau Kaesang- Luthfi, lihat nanti ya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim Polri mengungkap kasus TPKS oleh pelatih panjat tebing HB terhadap lima atlet putri. Tersangka dijerat UU TPKS dan terancam pidana tambahan
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 20 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek waktu keberangkatan dari tiap stasiun menuju Palur.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.