55 Korban Belum Ditemukan, PT Virgo Kejar Operasi Pengangkatan Oktober Ini

Newswire
Newswire Minggu, 04 Oktober 2026 06:47 WIB
55 Korban Belum Ditemukan, PT Virgo Kejar Operasi Pengangkatan Oktober Ini

Tim SAR gabungan mengevakuasi total 14 jasad yang baru ditemukan dari dalam badan kapal yang tenggelam ke KN SAR Pacitan sebelum diterbangkan menggunakan Helikopter HR 3601 dan Panther TNI AL pada operasi SAR hari ke-12 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di perairan Masalembo, Laut Jawa, Kamis (24/9/2026). Antara/HO-Basarnas\r\n

Harianjogja.com, BANJARMASIN—PT Virgo Karya Shipping memastikan operasi salvage atau pengangkatan bangkai KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa dilaksanakan pada Oktober 2026. Kepastian tersebut disampaikan setelah manajemen mempercepat komunikasi dengan pihak asuransi internasional.

Juru Bicara PT Virgo Karya Shipping, Simson Fransiscus Rihi, mengatakan komunikasi dengan penanggung jawab Protection and Indemnity (P&I) terus dilakukan untuk mempercepat penunjukan mitra internasional yang akan menangani operasi salvage.

Dalam proses tersebut, PT Virgo Karya Shipping mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta Basarnas.

“Memang itu kewajiban kami. Dan itu juga kami didukung oleh surat-surat yang sudah diberikan oleh Kementerian Perhubungan, KSOP, bahkan dari bantuan Pak Basarnas sendiri untuk kami melakukan penekanan kepada P&I,” katanya.

Kandidat Pelaksana Salvage Sudah Mengerucut

Simson mengatakan pilihan perusahaan yang akan menjalankan operasi salvage kini telah mengerucut pada salah satu pelaksana. Namun, nama perusahaan tersebut belum dapat diumumkan karena proses penandatanganan belum dilakukan dan masih ada sejumlah data yang harus dilengkapi.

“Insya Allah dalam beberapa hari ke depan penandatanganan. Karena ada beberapa hal yang mesti dilengkapi lagi, data yang harus kami support kepada para pengambil keputusan di P&I,” ujarnya.

PT Virgo Karya Shipping terus mengupayakan agar proses administrasi dan penandatanganan dapat dipercepat. Dengan demikian, pelaksanaan salvage dapat segera dimulai sesuai rencana pada Oktober 2026.

Selain penandatanganan, perkiraan kedatangan pelaksana salvage juga disebut akan berlangsung pada bulan ini.

Kemenhub Tegur PT Virgo

Sementara itu, Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto, mengatakan Menteri Perhubungan telah memberikan teguran keras kepada PT Virgo agar segera melakukan pengangkatan kapal.

Desakan tersebut berkaitan dengan masih adanya korban yang diduga terjebak di dalam kapal yang tenggelam.

“Kementerian Perhubungan hanya bisa sebatas menegur dan memerintahkan segera. Tapi semuanya itu tergantung dari pihak asuransi, seberapa cepat pelaksanaan salvage ini,” ujar Heri.

Menurut Heri, percepatan operasi pengangkatan bangkai kapal masih sangat bergantung pada pihak asuransi. Karena itu, proses penunjukan pelaksana salvage menjadi bagian penting agar operasi dapat segera dilakukan.

55 Korban Masih Belum Ditemukan

Hingga hari ke-21 operasi SAR, Sabtu, pukul 22.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 188 orang telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 108 orang dinyatakan selamat, sedangkan 80 orang meninggal dunia.

Masih terdapat 55 korban yang belum ditemukan. Para korban tersebut diduga masih terjebak di dalam kapal yang tenggelam dan pencarian masih terus diproses.

Jumlah tersebut berasal dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.

Dengan demikian, rencana salvage pada Oktober 2026 menjadi bagian penting dalam upaya penanganan kapal yang tenggelam di Laut Jawa, sementara proses pencarian korban masih berlangsung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online