7 Kapal Tenggelam di Gilimanuk, Truk ODOL Kembali Disorot
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Mantan duta besar AS untuk PBB, Nikki Haley. (cc)
Harianjogja.com, WSHINGTON—Mantan calon presiden Amerika Serikat Nikki Haley panen kecaman usai menulis pesan pada bom Israel yang ditujukan untuk Gaza.
Saat kunjungan Memorial Day di Israel pada Rabu (29/5/2024), Haley menuliskan kalimat "Habisi Mereka" pada cangkang bom artileri, dimana dia menggambar hati yang bertuliskan "Amerika (Mencintai) Israel Selalu!"
Mantan duta besar AS untuk PBB itu menyampaikan dukungannya terhadap perang Israel di Gaza dua hari setelah lebih dari 40 warga Palestina tewas dalam serangan udara di sebuah kamp di Rafah.
Pada Rabu, Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) mengecam Haley atas apa yang mereka sebut aksi publisitas.
“Hanya rasis anti-Palestina yang melakukan genosida yang dapat menuliskan ‘habisi mereka’ pada peluru artileri yang sama yang telah digunakan Pemerintah Israel untuk membantai warga Palestina yang tidak bersalah selama berbulan-bulan,” kata Direktur Urusan Pemerintahan CAIR Robert McCaw.
BACA JUGA: Sekjen PBB Antonio Guterres Kutuk Serangan Israel ke Tenda Pengungsian di Rafah
BACA JUGA: Serangan Israel ke Tenda Pengungsian di Rafah Tewaskan 21 Orang
Kelompok Hak Asasi Manusia Amnesti Internasional juga mengecam Haley karena menandatangani peluru artileri Israel dengan pesan kontroversial tersebut.
“Konflik bukan tempat untuk aksi. Konflik ada aturannya. Warga sipil harus dilindungi,” kata kelompok itu di X.

Omar Suleiman, seorang cendekiawan Islam Amerika dan aktivis hak-hak sipil juga mengecam Haley atas tindakannya.
"Saat warga Amerika menyaksikan Israel membakar Gaza hidup-hidup, ketika anak-anak Palestina dipenggal, Nikki Haley menuliskan catatan cinta pada bom yang dijatuhkan pada warga sipil. Biarkan dunia menjadi saksi kebobrokan moral Anda,” kata Suleiman di X.
Tindakan Haley terjadi dalam tur bersama Danny Danon, mantan duta besar Israel untuk PBB, yang kemudian membagikan foto kunjungan mereka di X.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara - Anadolu
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Timnas Kongo batalkan TC di Kinshasa jelang Piala Dunia 2026 akibat wabah virus Ebola jenis Bundibugyo. Skuad Desabre langsung dialihkan ke Eropa.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
petugas mengamankan seorang pria berinisial MAR, warga Magelang, yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se