BMKG Peringatkan Hujan Petir dan Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah

Newswire
Newswire Kamis, 21 Mei 2026 10:37 WIB
BMKG Peringatkan Hujan Petir dan Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah

Foto ilustrasi hujan di perkotaan, dibuat menggunakan Artificial Intelligence/AI.

Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi diguyur hujan ringan hingga hujan petir pada Kamis (21/5/2026). Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di sejumlah daerah yang diprediksi mengalami hujan lebat disertai petir.

Prakirawan BMKG, Lintang Alya N mengatakan potensi hujan ringan diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Sumatra dan Jawa, termasuk Pontianak, Palangka Raya, Samarinda, dan Tanjung Selor.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan petir di wilayah Banjarmasin.

Indonesia Timur Berpotensi Diguyur Hujan

Untuk kawasan Indonesia timur, BMKG memprediksi potensi hujan sedang terjadi di Mamuju. Sementara hujan ringan diprakirakan turun di Mataram, Kupang, Kendari, Palu, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.

“Selain itu terdapat potensi cuaca berawan hingga berawan tebal di Denpasar, Makassar, Gorontalo, dan Merauke,” kata Lintang.

BMKG Pantau Sirkulasi Siklonik

BMKG menjelaskan saat ini terpantau adanya sirkulasi siklonik di Samudera Hindia bagian barat Lampung dan Samudera Pasifik utara Papua. Fenomena tersebut memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

Daerah konvergensi terpantau membentang di pesisir utara Aceh, Selat Malaka, Sumatra Barat hingga perairan barat Bengkulu, serta dari Kalimantan Tengah menuju Kalimantan Barat.

“Daerah konvergensi lain juga terpantau terbentuk di pesisir utara Aceh, Selat Malaka, dari Sumatera Barat hingga perairan barat Bengkulu, dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat,” kata Lintang.

BMKG juga mencatat pola konvergensi terbentuk dari Kalimantan Selatan menuju Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara ke Sulawesi Tengah, hingga Papua Pegunungan menuju Papua Barat. Sementara daerah konfluensi terpantau berada di Laut Cina Selatan dan Samudera Hindia bagian barat Lampung hingga selatan Banten.

Waspadai Hujan Lebat di Sumatra dan Jawa

Kombinasi dinamika atmosfer tersebut dinilai meningkatkan potensi cuaca signifikan di berbagai wilayah. BMKG meminta masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan hujan lebat hingga sangat lebat, terutama di wilayah Sumatra Utara, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Masyarakat diimbau rutin memantau pembaruan prakiraan cuaca dan peringatan dini BMKG guna mengantisipasi gangguan aktivitas maupun potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online