Gibran Tetap Selesaikan Tugas di Balai Kota Surakarta Seusai Putusan MK

Newswire
Newswire Senin, 22 April 2024 19:57 WIB
Gibran Tetap Selesaikan Tugas di Balai Kota Surakarta Seusai Putusan MK

Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka menyampaikan pandangannya saat Debat Keempat Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (21/1/2024). Debat Keempat Pilpres 2024 mengangkat tema terkait pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa. (ANTARA FOTO//M Risyal Hidayat/tom)

Harianjogja.com, SOLO—Wakil Presiden Terpilih Periode 2024-2029 Gibran Rakabuming Raka tetap akan menyelesaikan pekerjaan sebagai Wali Kota Surakarta meski Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengeluarkan keputusan mengenai sengketa Pemilihan Presiden 2024.

"Saya untuk beberapa hari ke depan tetap fokus menyelesaikan tugas-tugas di Balai Kota Surakarta," katanya di Solo, Jawa Tengah, Senin (22/4/2024).

Pada kesempatan itu, ia juga sempat menyinggung pertemuannya dengan Perdana Menteri Inggris Raya periode 1997-2007 Tony Blair saat di Jakarta, minggu lalu.

Ia mengatakan pertemuan tersebut membahas mengenai artificial intelligence atau kecerdasan buatan. Ia juga sempat menyampaikan ke Tony bahwa Solo akan ada investasi AI.

"Sekali lagi sekarang semua orang bahas AI. Saya kemarin sampaikan di Solo akan ada investasi untuk AI. Beliau sangat senang," katanya.

Baca Juga

Usai Putusan MK, KPU Bakal Tetapkan Prabowo-Gibran Sebagai Presiden-Wapres Terpilih

Pengerahan ASN Dukung Prabowo-Gibran Tak Cukup Bukti, Berikut Putusan MK

Prabowo-Gibran Tidak Hadir di Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2024

Menurut dia, Tony cukup sering melakukan kunjungan ke Indonesia. Bahkan dalam setahun bisa 3-4 kali berkunjung ke Indonesia.

"Bukan cuma ke Jakarta, beliau muter dan punya tim di Tony Blair institut. Di sana anak-anak muda semua dan sangat concern soal AI," katanya.

Ia memastikan akan ada pertemuan lanjutan yang dilakukan keduanya.

"Sepertinya beliau akan kembali ke Indonesia untuk follow up pembicaraan kemarin," katanya.

Disinggung mengenai banyaknya pihak yang melirik Solo sebagai kota untuk investasi, dikatakannya, merupakan hasil kerja keras semua pihak.

"Ini kerja keras semua dinas, warganya. Bukan hanya investasi tapi juga pariwisata, dan lain-lain. Kalau nggak ada duekungan warga, keramahtamahan warga, keterbukaan warga, masalah toleransi enggak mungkin bisa di titik ini," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online