Jelang DCF XVI, Harga Homestay Dieng Diminta Wajar
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima dan menggelar pertemuan dengan peneliti Rismon Sianipar di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2026). ANTARA FOTO/Indrianto Eko/pri.
Harianjogja.com, JAKARTA— Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima peneliti Rismon Sianipar di Kantor Wakil Presiden, Istana Wakil Presiden, Jumat (13/3/2026). Pertemuan tersebut berlangsung setelah Rismon menyampaikan permohonan maaf terkait polemik penelitian mengenai ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Rismon datang sekitar pukul 10.00 WIB didampingi kuasa hukumnya. Pertemuan dengan Gibran digelar secara tertutup tanpa kehadiran awak media.
Sekitar 45 menit kemudian, keduanya keluar dari ruang pertemuan dan menyapa wartawan yang menunggu di halaman kantor Wakil Presiden.
“Kita Ini Saudaraan”
Gibran yang mengenakan jas biru dongker dan kemeja putih tampak berbincang singkat dengan Rismon sebelum berjabat tangan.
“Makasih, makasih, makasih. Pokoknya kita ini saudaraan. Sudah, enggak ada apa-apa lagi,” ujar Gibran sambil memeluk Rismon.
Dalam kesempatan itu, Gibran juga menyerahkan sebuah bingkisan parsel kepada Rismon yang diketahui berasal dari Balige, Sumatra Utara.
“Ini, kan mau pulang kampung,” kata Gibran.
Rismon terlihat tertawa sambil membawa bingkisan tersebut, meski tampak sedikit kewalahan karena ukurannya yang cukup besar.
Klarifikasi Penelitian Ijazah
Sebelumnya, Rismon yang juga penulis buku Jokowi's White Paper menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada Jokowi dan publik melalui kanal YouTube Balige Academy pada Rabu (11/3/2026).
Dalam pernyataannya, ia menyebut telah menemukan sejumlah temuan baru terkait kajian terhadap ijazah Jokowi.
Menurut Rismon, objek penelitian seperti emboss dan watermark pada dokumen ijazah menunjukkan konsistensi yang mendukung keaslian dokumen tersebut.
Ia pun menyampaikan permintaan maaf kepada Jokowi serta masyarakat atas pernyataan sebelumnya.
“Ya tentu, saya pun minta maaf kepada publik. Apalagi kepada pihak terkait seperti Bapak Joko Widodo. Itulah pertanggungjawaban seorang peneliti yang harus independen,” ujarnya.
Ramadan Jadi Momentum Saling Memaafkan
Dalam keterangan tertulis yang diterima media, Gibran menyatakan bahwa momen Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan mempererat kembali hubungan persaudaraan.
“Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat baik untuk saling memaafkan dan kembali merajut tali persaudaraan,” kata Gibran.
Ia juga mengapresiasi langkah Rismon yang telah menyampaikan klarifikasi sekaligus meninjau ulang pernyataannya sebelumnya kepada publik.
Menurut Gibran, sikap tersebut menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi serta pentingnya sikap terbuka terhadap koreksi dalam proses ilmiah maupun ruang publik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Minggu 28 Juni 2026 didominasi cerah berawan dengan suhu udara berkisar 21 hingga 30 derajat Celsius.
Nilai SPMB SMA Jogja 2026 jalur domisili wilayah. SMAN 3 Yogyakarta mencatat nilai tertinggi 393,74, disusul SMAN 8 dan SMAN 1.
Petar Sucic mencetak gol spektakuler yang membawa Kroasia unggul 1-0 atas Ghana. Inggris masih bermain imbang tanpa gol melawan Panama di Grup L Piala Dunia 202
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.