Kemenlu Pastikan Tak Ada WNI yang Menjadi Korban Penembakan di Philadelphia

Newswire
Newswire Kamis, 11 April 2024 11:27 WIB
Kemenlu Pastikan Tak Ada WNI yang Menjadi Korban Penembakan di Philadelphia

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha menyampaikan keterangan pers di Jakarta pada Selasa (5/3/2024). (ANTARA/Yashinta Difa) (ANTARA/Yashinta Difa)

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyatakan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penembakan di Philadelphia, Amerika Serikat, Rabu (10/4/2024). Kemenlu mendapatkan kepastian informasi tersebut dari KJRI New York, yang wilayah akreditasinya mencakup Philadelphia, setelah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan komunitas Indonesia di kota tersebut.

“Hingga saat ini tidak ada korban WNI dari insiden tersebut,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha melalui pesan singkat pada Kamis (11/4/2024)

Jumlah WNI yg tercatat di data lapor diri KJRI New York di Philadelphia sekitar 5.000 orang. Mayoritas WNI menetap di Philadelphia selatan, sedangkan penembakan terjadi di Philadelphia barat.

Baca Juga

Beberapa Orang Jadi Korban Penembakan di Kota Philadelphia

3 Pelaku Penembakan Tewaskan Anggota Ormas di Colomadu Ditangkap, Ini Kronologi Kasusnya

Kasus Penembakan di Karanganyar Ditangani Polda Jateng

KJRI menyediakan hotline pada nomor +1 347 806 9279 bagi WNI yang menghadapi situasi darurat atau terdampak kejadian tersebut. Penembakan di Philadelphia barat terjadi pada akhir acara memperingati Idulfitri, hari raya umat Islam setelah bulan suci Ramadhan.

Tiga orang dilaporkan terluka karena terkena tembakan, dan segera dilarikan ke rumah sakit. Polisi telah menangkap lima pelaku penembakan termasuk di antaranya pemuda berusia 15 tahun yang menggunakan senapan serbu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online