Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.655, BI Siaga Intervensi
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
Ilustrasi Partai Golkar./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—Partai Golkar tak mempermasalahkan jika calon presiden terpilih Prabowo Subianto mengajak PDI Perjuangan (PDIP) bergabung ke koalisi pemerintahannya. Bahkan, Golkar mengaku rela jumlah menterinya di kabinet Prabowo-Gibran nantinya berkurang.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus mengaku tidak heran apabila Prabowo coba mengajak PDIP dukung pemerintahnya nanti.
Bagaimanapun, lanjutnya, Prabowo kerap menyampaikan akan membuka pintu rekonsiliasi kepada semua pihak. "Dari pernyataan-pertanyaan Pak Prabowo, beliau kan sampaikan, 'Saya akan merangkul seluruh komponen,' ya tunggu saja ya. Tunggu apa langkah-langkah Pak Prabowo," kata Lodewijk di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2024).
Wakil ketua DPR ini tidak menampik kemungkinan pengambilan keputusan akan semakin rumit apabila makin banyak partai politik yang ada di kabinet. Meski demikian, Lodewijk meyakini setiap masalah akan ada solusinya.
Bagi Golkar, yang terpenting adalah Prabowo bisa menjalankan pemerintahan lima tahun ke depan dengan lancar, meskipun dengan koalisi gemuk. "Enggak [masalah kursi menteri berkurang]. Ceritanya, makin banyak [koalisinya] semakin bagus, makin solid di parlemen, di pemerintahan. Itu saja berpikirnya," ujarnya.
BACA JUGA: Diajak Gabung Koalisi oleh Prabowo, Begini Reaksi Elite PPP
Sementara itu, Ketua DPP PDIP, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul menyatakan keputusan bergabungnya PDIP ke pemerintah Prabowo sepenuhnya ada di tangan Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri. "Bahwa persoalan apakah PDI Perjuangan akan bergabung dengan pemerintah dan kerja sama atau di luar pemerintah, itu kewenangannya di Ketua Umum sesuai keputusan Kongres," kata Pacul.
Sebagai informasi, belakang muncul isu wacana pertemuan antara Prabowo dengan Megawati. Baik pihak Gerindra dan PDIP juga membuka peluang terwujudnya pertemuan antara pimpinan partai masing-masing itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
Kasus dugaan penganiayaan di Daycare Jogja bertambah jadi 27 tersangka, dengan 103 anak korban. Polisi masih kembangkan penyidikan.
Bantul lanjutkan restorasi Gumuk Pasir Parangkusumo dengan penebangan vegetasi demi mengembalikan fungsi alami kawasan langka.
Prof Dante tegaskan obesitas adalah penyakit serius yang meningkatkan risiko jantung dan kanker, perlu penanganan menyeluruh.
BRIN dorong pembahasan RUU Pemilu dipercepat agar Pemilu 2029 berjalan berkualitas dan sesuai tahapan.
Fadli Zon dorong Museum Pos Indonesia di Bandung jadi cagar budaya nasional karena nilai sejarahnya yang penting bagi bangsa.