BKPM Ungkap Penyebab Lelang Sistem OSS Rp26,46 Miliar Gagal
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Ilustrasi Partai Golkar./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—Partai Golkar tak mempermasalahkan jika calon presiden terpilih Prabowo Subianto mengajak PDI Perjuangan (PDIP) bergabung ke koalisi pemerintahannya. Bahkan, Golkar mengaku rela jumlah menterinya di kabinet Prabowo-Gibran nantinya berkurang.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus mengaku tidak heran apabila Prabowo coba mengajak PDIP dukung pemerintahnya nanti.
Bagaimanapun, lanjutnya, Prabowo kerap menyampaikan akan membuka pintu rekonsiliasi kepada semua pihak. "Dari pernyataan-pertanyaan Pak Prabowo, beliau kan sampaikan, 'Saya akan merangkul seluruh komponen,' ya tunggu saja ya. Tunggu apa langkah-langkah Pak Prabowo," kata Lodewijk di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2024).
Wakil ketua DPR ini tidak menampik kemungkinan pengambilan keputusan akan semakin rumit apabila makin banyak partai politik yang ada di kabinet. Meski demikian, Lodewijk meyakini setiap masalah akan ada solusinya.
Bagi Golkar, yang terpenting adalah Prabowo bisa menjalankan pemerintahan lima tahun ke depan dengan lancar, meskipun dengan koalisi gemuk. "Enggak [masalah kursi menteri berkurang]. Ceritanya, makin banyak [koalisinya] semakin bagus, makin solid di parlemen, di pemerintahan. Itu saja berpikirnya," ujarnya.
BACA JUGA: Diajak Gabung Koalisi oleh Prabowo, Begini Reaksi Elite PPP
Sementara itu, Ketua DPP PDIP, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul menyatakan keputusan bergabungnya PDIP ke pemerintah Prabowo sepenuhnya ada di tangan Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri. "Bahwa persoalan apakah PDI Perjuangan akan bergabung dengan pemerintah dan kerja sama atau di luar pemerintah, itu kewenangannya di Ketua Umum sesuai keputusan Kongres," kata Pacul.
Sebagai informasi, belakang muncul isu wacana pertemuan antara Prabowo dengan Megawati. Baik pihak Gerindra dan PDIP juga membuka peluang terwujudnya pertemuan antara pimpinan partai masing-masing itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.
Perpres Ojol segera terbit. Tarif angkutan orang akan diatur Kemenhub, sedangkan tarif barang dan makanan menjadi kewenangan Komdigi.
Film Indonesia Solata tayang di Festival Film Anak dan Remaja Yordania. Film Ichwan Persada sebelumnya meraih penghargaan di Bulgaria.