Empat Tersangka Kasus Pemalang Ditahan, Pegawai KPK Ikut Terseret
KPK menetapkan empat tersangka kasus dugaan pemerasan di Pemalang, termasuk Bupati Pemalang dan staf administrasi KPK.
Presiden Prabowo Subianto sebelum menaiki di Stasiun Semarang Tawang, Kamis (30/7/2026)./BPMI Sekretariat Presiden\r\n
Harianjogja.com, BATANG—Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh kepala daerah, baik gubernur maupun bupati, tidak mengerahkan masyarakat hanya untuk menyambut kedatangannya saat melakukan kunjungan kerja ke daerah. Menurutnya, penyambutan yang dilakukan atas kemauan masyarakat merupakan hal yang berbeda dengan pengerahan massa yang membuat warga harus menunggu dalam waktu lama.
Permintaan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Akad Massal KPR Sejahtera FLPP di Batang, Jawa Tengah, Kamis. Presiden menegaskan tidak ingin masyarakat dibebani hanya untuk menghadiri agenda kunjungan kepala negara.
"Sekali lagi saya mohon para gubernur, bupati kalau saya datang tidak perlu untuk dikerahkan rakyat supaya menyambut saya," kata Prabowo.
Tak Ingin Warga Menunggu Berjam-jam
Prabowo mengaku selalu senang bertemu langsung dengan masyarakat dalam setiap kunjungan kerja. Namun, ia tidak berkenan apabila penyambutan dilakukan melalui pengerahan warga.
Menurutnya, masyarakat seharusnya tidak perlu menunggu berjam-jam di bawah terik matahari hanya untuk menyambut kedatangannya.
"Saya senang bertemu rakyat kalau memang dia ingin menyambut saya juga, tapi kalau dikerahkan saya kasihan dia nunggu berjam-jam di panas itu saya kasihan," ucap Presiden.
Pemerintah Diminta Fokus Bekerja untuk Rakyat
Presiden menilai tugas utama pemerintah bersama seluruh jajaran adalah bekerja memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan memusatkan perhatian pada seremoni penyambutan pejabat negara.
Ia juga meyakini masyarakat dapat menilai sendiri kinerja pemerintah yang saat ini, menurutnya, bekerja secara sungguh-sungguh untuk kepentingan rakyat Indonesia.
"Yang penting saya yakin, rakyat tahu pemerintah yang ini sekarang bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat di Indonesia. Kita tidak ada kepentingan lain dan dengan demikian hasil yang kita capai sungguh membanggakan di tengah dunia yang penuh dengan bahaya," ucap Prabowo.
Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Kerja Sama
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo turut mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat kerja sama dan menjaga persatuan dalam membangun Indonesia.
Menurutnya, semangat saling percaya, saling mendukung, saling melengkapi, dan saling memperkuat sebagai satu keluarga besar dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi kunci untuk mewujudkan berbagai target pembangunan.
"kuncinya adalah kerja sama. Kita sekarang semuanya adalah anak-anak Indonesia, kita semuanya dalam satu keluarga besar dalam satu kapal besar yang namanya NKRI. Dengan kerja sama, dengan saling percaya, dengan saling mendukung, dengan saling mengisi, dengan saling memperkuat, kita akan mencapai hal-hal yang besar," kata Prabowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menetapkan empat tersangka kasus dugaan pemerasan di Pemalang, termasuk Bupati Pemalang dan staf administrasi KPK.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.
Komunitas Intelijen AS menyebut China memperoleh data 220 juta pemilih Amerika. Beijing membantah pernah mencampuri pemilu AS.
Pemerintah menghormati putusan MK soal pemisahan anggaran MBG dari dana pendidikan dan akan mengkaji dampaknya terhadap APBN.
Prabowo meminta gubernur dan bupati tidak mengerahkan warga untuk menyambut kunjungan kerjanya agar masyarakat tidak menunggu berjam-jam.