Komdigi Sebut 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha. (Antara)
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepolisian Isesaki, Jepang, pada 17 Januari 2024 menangkap empat warga negara Indonesia (WNI). Keempatnya ditangkap atas dugaan melebihi masa izin tinggal (overstay) dan mengendarai kendaraan tanpa SIM.
Penangkapan keempat WNI tersebut sudah dikonfirmasi oleh Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha.
BACA JUGA: Dipecat Jokowi, Anggota DPD asal Bali Raih Suara Terbanyak Kedua pada Pemilu 2024
BACA JUGA: Jokowi Gelontorkan Rp925 Miliar untuk Perbaiki 33 Ruas Jalan Daerah Jatim
“Dari keempat WNI tersebut, satu orang berstatus legal dan tiga lainnya berstatus overstayer. Saat ini proses penyelidikan masih terus berlangsung,” kata Judha Nugraha melalui pesan singkat pada Minggu (10/3/2024).
Selain keempat WNI tersebut, ujar dia, telah ditangkap pula beberapa WNI lain terkait kasus yang sama.
Namun, mereka meminta pihak kepolisian agar tidak menginformasikan kasus mereka kepada KBRI Tokyo.
“Sejak awal kasus, KBRI Tokyo telah memonitor dan siap memberikan pendampingan hukum,” ujar Judha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel pertama yang menghadirkan fitur Gemini Intelligence dari Google.
Persebaya diingatkan Bernardo Tavares agar tidak meremehkan Semen Padang meski lawan sudah degradasi ke Liga 2.
Primbon Jawa menyebut weton Jumat Pahing memiliki aura pemimpin, rezeki baik, dan karakter mudah disukai banyak orang.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.
Primbon Jawa menyebut lima weton perlu lebih waspada saat Jumat Pahing. Simak penjelasan dan pantangan menurut tradisi Jawa.