Intelijen China Buru Mata-Mata Jepang, Ini Penyebabnya

Newswire
Newswire Kamis, 20 November 2025 12:37 WIB
Intelijen China Buru Mata-Mata Jepang, Ini Penyebabnya

Orang-orang menghadiri upacara pengibaran bendera pada peringatan 76th berdirinya Republik Rakyat China di Xi'an, Provinsi Shaanxi, China (1/10/2025). ANTARA/Xinhua/Li Yibo/aa.

Harianjogja.com, JAKARTA—Badan intelijen China berkomitmen memburu mata-mata Jepang setelah terungkapnya dugaan kebocoran informasi rahasia milik Beijing. Informasi tersebut diberitakan South China Morning Post mengutip pernyataan Kementerian Keamanan Negara China (MSS).

Dalam laporan Rabu (19/11), MSS menyebut bahwa dalam beberapa tahun terakhir otoritas keamanan China aktif mengidentifikasi dan mencegah upaya pencurian informasi sensitif oleh dinas intelijen Jepang.

MSS menegaskan pihaknya akan “dengan tegas menggagalkan setiap rencana licik untuk memecah belah negara di lini intelijen” sekaligus “menentang tindakan tercela negara asing yang berupaya mengganggu perdamaian dan stabilitas kawasan.”

Ketegangan Beijing–Tokyo meningkat setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan bahwa jika China menyerang Taiwan, situasinya akan “mengancam kelangsungan hidup” Jepang dan memaksa negara tersebut mengambil respons tegas.

Pernyataan itu memicu kecaman dari China serta kritik dari partai oposisi di Jepang.

Sebagai respons, Kementerian Luar Negeri China memanggil Duta Besar Jepang Kenji Kanasugi, sementara Wakil Menteri Luar Negeri Sun Weidong melayangkan protes resmi. China juga mengimbau warganya untuk menunda perjalanan ke Jepang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online