Korlantas Polri dan Jasa Marga Perkuat Penerapan Zero ODOL Mulai 2027
Korlantas Polri dan Jasa Marga berkolaborasi menangani kendaraan ODOL melalui integrasi teknologi menuju penerapan Zero ODOL awal 2027.
Salah satu rumah warga yang diterjang banjir di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Jumat (9//2/2024). ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Sumbawa/aa.
Harianjogja.com, MATARAM—Bencana alam kembali terjadi. Kali ini, banjir bandang dan tanah longsor terjang Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (9/2/2024) sekitar pukul 15.30 WITA.
"Banjir bandang ini akibat hujan lebat yang terjadi di wilayah hulu Kabupaten Sumbawa sejak pukul 14.30 WITA," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat melalui pesan WhatsApp di Mataram, Jumat.
Hujan lebat di wilayah hulu tersebut, kata dia, mengakibatkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Samapuin hingga mulut kali Desa Labuhan Sumbawa meluap sehingga mengakibatkan banjir yang menggenangi rumah warga.
"Karena debit air yang tinggi mengakibatkan meluapnya air dari tanggul," kata Nurhidayat.
Baca Juga
6 Oleh-oleh Asli Sumbawa yang Harus Dibawa Pulang
Gempa Dangkal dengan Magnitudo 5,2 Mengguncang Sumbawa Barat
Pantai-Pantai Sumbawa Barat Menawan Hati
Berdasarkan data sementara BPBD Kabupaten Sumbawa, sejumlah wilayah dan korban yang terdampak banjir, meliputi Kelurahan Bugis dengan 370 Kepala Keluarga (KK) atau 1.850 jiwa terdampak.
Selanjutnya banjir juga menggenangi Kelurahan Samapuin meliputi RW 02 dengan 20 KK terdampak dan satu rumah hanyut. Sementara di RW 04/RT 06 10 terdampak dan RW 05 sebanyak 60 KK terdampak sehingga total 91 KK dengan 463 jiwa.
Selain itu Kelurahan Pekat meliputi RT 01 dengan 132 KK 132 atau 700 jiwa, RT 02 dengan 102 KK atau 500 jiwa, RT 03 dengan 194 KK 194 atau 1.000 jiwa, sehingga total 428 KK dengan 2.200 jiwa.
Kemudian di Kelurahan Brang Biji, meliputi RW 03/RT 08 dengan 73 KK, RW 03/RT 06 dengan 6 KK 6, RW 02/RT 06 dengan 7 KK, sehingga total terdampak sebanyak 86 KK dengan 344 jiwa.
Kelurahan Brang Bara jumlah yang terdampak 365 KK dengan 978 jiwa dan Kelurahan Lempeh 149 KK dengan 617 jiwa.
"Secara keseluruhan total yang terdampak banjir sebanyak 1.489 KK atau 6.278 jiwa dan tidak ada korban jiwa," ungkapnya.
Selain banjir bandang, kata dia, terdapat dua titik yang tertimpa tanah longsor dekat PDAM Semongkat dan Berang Dara setelah jembatan area konservasi Demongkat.
Menurutnya, sejumlah upaya sudah dilakukan untuk mengatasi banjir bandang dan tanah longsor tersebut. Salah satunya, melakukan koordinasi dengan desa/kelurahan/kecamatan tempat terdampak kejadian.
Tak hanya itu pihaknya bersama unsur TNI/Polri, desa/kelurahan, kecamatan dibantu masyarakat setempat juga sudah langsung terjun ke lokasi. "Saat ini kondisi air perlahan surut dan warga mulai membersihkan rumah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Korlantas Polri dan Jasa Marga berkolaborasi menangani kendaraan ODOL melalui integrasi teknologi menuju penerapan Zero ODOL awal 2027.
Spider-Man: Brand New Day raih 3,1 juta penonton di pekan pertama. Rekor baru di 2026! Tom Holland, Zendaya, Mark Ruffalo bintangi.
Susunan pemain Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026. Mitchell Baker, Ragnar Oratmangoen, dan Thom Haye kembali jadi andalan.
Stok MacBook Air menipis akibat krisis chip memori global. Pembelian online harus tunggu hingga September. Apple cari pemasok chip baru.
Inggris terancam resesi 2027 jika Selat Hormuz tertutup. Inflasi bisa tembus 6,4%, pertumbuhan minus 0,2%. Simak skenario lengkap EY.
Jadwal Korea Masters 2026 berlangsung 4-9 Agustus di Korea Selatan. Indonesia memutuskan tidak mengirim wakil demi fokus persiapan Kejuaraan Dunia BWF 2026.