Gibran Dorong Kantin Sekolah hingga Gereja Terlibat Program MBG
Wapres Gibran mendorong pelibatan kantin sekolah, pesantren, gereja, hingga orang tua murid dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
PT Pindo Deli./Youtube
Harianjogja.com, JAKARTA—Polisi membeberkan kronologi kebocoran gas klorin pada fasilitas produksi PT Pindo Deli di Karawang, Jawa Barat yang membuat 133 orang keracunan.
Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo menyampaikan kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (20/1/2024) pada 19.00 WIB.
Awalnya, gas bocor dari PT Pindo Deli tu ditemukan oleh saksi bernaman Rajab. Kemudian, dia menelusuri sumber terlepasnya gas klorin yang ditemukan di area penyimpanan gas tersebut.
"Diketahui di area Storage Chlorin adanya terlepasnya gas klorin tersebut diduga dari bolt flange [baut penyambung pipa] di klorin trap kendor [sambungan dari pipa ke tangki klorin]," tuturnya, Senin (22/1/2024). Kemudian, saksi tersebut melakukan penanganan dengan cara menutup akses gas klorin ke hypo sistem di tempat penyimpanan. Hanya saja, gas yang sudah keluar masih menyebar.
Lebih lanjut, Tompo mengatakan bahwa PT Pindo Deli kemudian melakukan penyemprotan hujan buatan melalui kendaraan damkar agar gas yang tersisa tidak menyebar.
"Untuk chlorin yang sudah keluar dan menyebar kemudian pihak PT Pindodelli menggunakan kendaraan damkar dan disemprotkan ke atas seperti hujan buatan agar gas clorin yang tersisa bisa dinormalisasi dan tidak menyebar," tambahnya.
BACA JUGA: 123 Warga Keracunan Usai Hirup Gas Pabrik Kertas Pindo Deli II di Karawang
Diberitakan sebelumnya, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mengatakan pihaknya telah berupaya melakukan tanggap darurat atas peristiwa kebocoran gas beracun tersebut. Aep mencatat penanganan atas ratusan korban yang terdampak dan dalam masa pemulihan berada di rumah sakit seperti RS Rosela, RS Mandaya, RS Bayukarta dan RS Primaya.
Dia memerintahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan evaluasi menyeluruh kepada korban di sekitar pabrik, terutama mereka yang membutuhkan penanganan medis agar dibawa ke rumah sakit terdekat. "Para korban yang saya temui tadi mayoritas mengeluh sesak nafas dan mata berair efek kebocoran gas beracun yang mereka hirup," pungkasnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Wapres Gibran mendorong pelibatan kantin sekolah, pesantren, gereja, hingga orang tua murid dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Daftar rute Trans Jogja 2026 terbaru beserta tarif lengkap. Simak jalur bus Trans Jogja yang menghubungkan pusat kota hingga kawasan pinggiran DIY
Seorang nenek di Rongkop, Gunungkidul, tewas diduga saat memadamkan api pembakaran sampah. BPBD mengingatkan bahaya kebakaran lahan
Gempa Venezuela memicu lebih dari 500 gempa susulan. Korban tewas mencapai 1.450 orang, ribuan dirawat, dan 12.000 warga mengungsi.
Ratusan petani muda Magelang mengikuti pelatihan pertanian modern Bayer SATRIA untuk meningkatkan produktivitas, teknologi, dan akses pasar.
Sensus Ekonomi 2026 di Gunungkidul melibatkan 1.039 petugas hingga 31 Agustus. BPS mengajak warga berpartisipasi memberikan data yang akurat.