Sidang Febrie Adriansyah Segera Digelar, Tim Hukum Siap Melawan
Berkas Febrie Adriansyah telah P-21 dan dilimpahkan ke Kejari Jaksel. Tim hukum siap menguji bukti dan tuduhan jaksa di persidangan.
PT Pindo Deli./Youtube
Harianjogja.com, JAKARTA—Polisi membeberkan kronologi kebocoran gas klorin pada fasilitas produksi PT Pindo Deli di Karawang, Jawa Barat yang membuat 133 orang keracunan.
Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo menyampaikan kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (20/1/2024) pada 19.00 WIB.
Awalnya, gas bocor dari PT Pindo Deli tu ditemukan oleh saksi bernaman Rajab. Kemudian, dia menelusuri sumber terlepasnya gas klorin yang ditemukan di area penyimpanan gas tersebut.
"Diketahui di area Storage Chlorin adanya terlepasnya gas klorin tersebut diduga dari bolt flange [baut penyambung pipa] di klorin trap kendor [sambungan dari pipa ke tangki klorin]," tuturnya, Senin (22/1/2024). Kemudian, saksi tersebut melakukan penanganan dengan cara menutup akses gas klorin ke hypo sistem di tempat penyimpanan. Hanya saja, gas yang sudah keluar masih menyebar.
Lebih lanjut, Tompo mengatakan bahwa PT Pindo Deli kemudian melakukan penyemprotan hujan buatan melalui kendaraan damkar agar gas yang tersisa tidak menyebar.
"Untuk chlorin yang sudah keluar dan menyebar kemudian pihak PT Pindodelli menggunakan kendaraan damkar dan disemprotkan ke atas seperti hujan buatan agar gas clorin yang tersisa bisa dinormalisasi dan tidak menyebar," tambahnya.
BACA JUGA: 123 Warga Keracunan Usai Hirup Gas Pabrik Kertas Pindo Deli II di Karawang
Diberitakan sebelumnya, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mengatakan pihaknya telah berupaya melakukan tanggap darurat atas peristiwa kebocoran gas beracun tersebut. Aep mencatat penanganan atas ratusan korban yang terdampak dan dalam masa pemulihan berada di rumah sakit seperti RS Rosela, RS Mandaya, RS Bayukarta dan RS Primaya.
Dia memerintahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan evaluasi menyeluruh kepada korban di sekitar pabrik, terutama mereka yang membutuhkan penanganan medis agar dibawa ke rumah sakit terdekat. "Para korban yang saya temui tadi mayoritas mengeluh sesak nafas dan mata berair efek kebocoran gas beracun yang mereka hirup," pungkasnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berkas Febrie Adriansyah telah P-21 dan dilimpahkan ke Kejari Jaksel. Tim hukum siap menguji bukti dan tuduhan jaksa di persidangan.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.