IBM Soroti Bahaya ChatGPT Tanpa Izin di Lingkungan Bank
IBM mengingatkan perbankan soal risiko Shadow IT akibat penggunaan aplikasi AI tanpa izin. Edukasi karyawan dan tata kelola data dinilai penting.
Erupsi Gunung Semeru yang terekam CCTV pada Senin (8/1/2024) pukul 01.38 WIB./Antara
Harianjogja.com, LUMAJANG—Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan (mdpl) kembali erupsi dengan tinggi letusan mencapai 2 kilometer pada Senin (8/1/2024) pukul 01.38 WIB.
"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Senin, 08 Januari 2024, pukul 01. 38 WIB. Tinggi kolom letusan teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak [5.676 meter di atas permukaan laut]," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, Ghufron Alwi dalam keterangan tertulis yang diterima di Lumajang.
Menurutnya kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah selatan. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 146 detik.
Untuk pengamatan kegempaan Gunung Semeru pada periode Senin pukul 00.00 WIB-06.00 WIB tercatat sebanyak 18 kali gempa erupsi dengan amplitudo 11-22 mm, satu kali gempa awan panas letusan dengan amplitudo 20 mm.
Gunung Semeru juga mengalami lima kali gempa guguran dengan amplitudo 5-10 mm, enam kali gempa embusan dengan amplitudo 4-8 mm, dua kali harmonik dengan amplitudo 3-5 mm, dan dua kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 12-18 mm.
"Secara visual, gunung api terlihat jelas. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dengan ketinggian sekitar 200-500 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah barat daya," tuturnya.
Status Gunung Semeru masih pada level III atau siaga, sehingga masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).
BACA JUGA: Gunung Semeru Erupsi Lagi, Muntahkan Awan Panas
Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak. “Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu [pijar]," katanya.
Petugas juga mengimbau masyarakat mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
IBM mengingatkan perbankan soal risiko Shadow IT akibat penggunaan aplikasi AI tanpa izin. Edukasi karyawan dan tata kelola data dinilai penting.
Jadwal bola 28–29 Oktober 2026: Timnas U-15, Persib vs Melbourne Victory, Serie A, DFB Pokal, dan Carabao Cup beserta jam tayang.
PAPUHY menetapkan Wasis Utomo sebagai ketua periode 2026–2029 untuk memperkuat kolaborasi pengusaha haji dan umrah serta meningkatkan layanan jemaah.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC di Maguwoharjo. Pieter Huistra memahami kekecewaan suporter dan menilai kartu merah mengubah jalannya laga.
DPRD Kota Jogja mematangkan Raperda P4GN dengan fokus pada rehabilitasi, pengawasan obat berbahaya, dan penguatan koordinasi antarinstansi.
Polda Jatim memeriksa abu, tulang, dan mesin pencacah dalam penyidikan kasus pembunuhan Dini Hardiyanti dan anaknya di Madiun.