Kopi Magelang Raih Skor di Atas 83, Kualitas Dinilai Menjanjikan
Hasil uji Puslitkoka menunjukkan sampel kopi Magelang meraih skor di atas 83. Produksi tahun ini sedikit menurun akibat faktor cuaca.
Ilustrasi sifilis./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan seluruh puskesmas di provinsi ini dapat melayani penderita sifilis atau raja singa yang kasusnya mengalami tren meningkat.
BACA JUGA: Pasien Sifilis di DIY Melonjak, Paling Banyak dari Usia Ini
"Sebetulnya kalau untuk sifilis, HIV itu kita bisa memeriksa semua. Semua Puskesmas bisa melakukan pemeriksaan dan bisa mengobati," kata Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DIY Setyarini Hestu Lestari, Rabu (25/5/2023).
Menurut Setyarini, meski akses pemeriksaan penyakit infeksi menular seksual (IMS) termasuk sifilis telah disediakan, namun tingkat kesadaran untuk mengakses layanan masih rendah.
Hal itu berdasarkan data Dinkes DIY sejak 2020, yakni dari 67 kasus sifilis, yang diobati baru 43 orang atau 64 persen, berikutnya dari 141 kasus pada 2021 yang diobati baru 83 orang atau 58 persen, dan dari 333 kasus pada 2022 yang diobati baru 105 orang atau 31 persen.
Sedangkan pada triwulan pertama 2023, dari 89 kasus sifilis, yang mendapat pengobatan baru 26 orang atau 29 persen.
"Dari populasi (penderita sifilis) yang ditemukan sekian itu, yang berobat baru sekian persen. Mungkin karena namanya kena sifilis ini, ada rasa malu (berobat)," kata dia.
Menurut dia, masih rendahnya kesadaran memeriksakan diri menjadi kendala Dinkes DIY untuk menangani penyakit ini.
Karena itu, ia mengimbau para penderita sifilis agar tidak malu berobat karena penyakit yang dipicu bakteri treponema pallidum itu bisa diobati. "Bisa diobati dan obatnya disediakan pemerintah," kata dia.
Berdasarkan jenis kelamin, kata Setyarini, kasus sifilis di DIY lebih banyak terjadi pada laki-laki dibanding perempuan dengan didominasi usia 25-49 tahun.
Sementara berdasarkan faktor risiko, kasus itu didominasi kelompok lelaki seks lelaki (LSL).
Kasus sifilis dari kelompok LSL, kata dia, mengalami tren meningkat setiap tahun dengan persentase 15 persen pada 2020, menjadi 34 persen pada 2021, 44 persen pada 2022, dan melonjak menjadi 60 persen pada 2023.
Selain kelompok LSL, sejumlah kelompok lain seperti wanita pekerja seks, pelanggan pekerja seks, serta waria juga memiliki risiko yang sama meski persentasenya lebih rendah.
"Kalau mau berobat edukasi tentu akan disampaikan oleh dokternya, (misalnya) minum obat begini, kalau mau sembuh harus mengurangi faktor risikonya, itu pasti akan disampaikan," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Hasil uji Puslitkoka menunjukkan sampel kopi Magelang meraih skor di atas 83. Produksi tahun ini sedikit menurun akibat faktor cuaca.
Link cek pengumuman tenaga kesehatan haji 2027 yang lolos administrasi, jadwal CAT PPIH, ketentuan pakaian, dan tata tertib ujian.
Chelsea menang 4-3 atas Brighton pada pekan kedua Liga Inggris 2026/27. Emiliano Martinez debut dan Cole Palmer mencetak gol penentu.
PBNU masa khidmah 2021-2026 resmi demisioner dalam Muktamar ke-35 NU. Kiai Miftachul Akhyar meminta maaf dan berharap khidmah berakhir husnul khatimah.
PWI Pusat mendukung pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional dan siap mengawal proses administratif serta jalur strategis di tingkat pusat.
ARTJOG 2026 Catat Lebih dari 87 Ribu Pengunjung, Heri Pemad Soroti Dampak bagi Ekosistem Seni dan Ekonomi Jogja