KPK Sita Rp9,5 Miliar, Aliran Korupsi KPP Madya Banjarmasin Diusut
KPK menyita Rp9,5 miliar yang dikembalikan saksi dalam kasus dugaan korupsi KPP Madya Banjarmasin dan mendalami aliran dana tersebut.
Tim kesehatan melakukan operasi disinfeksi skala besar di wilayah tersebut setelah seorang warga yang terinfeksi virus Ebola meninggal di Bunia, Kongo, pada Sabtu (13/6/2026). ANTARA/Anadolu.
Harianjogja.com, MOSKOW—Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo terus menunjukkan perkembangan mengkhawatirkan. Tenaga kesehatan yang berada di garis depan penanganan justru menjadi kelompok paling rentan terpapar virus mematikan tersebut.
Data terbaru menyebutkan sebanyak 75 tenaga kesehatan telah terinfeksi Ebola saat menjalankan tugas. Dari jumlah tersebut, 17 orang dilaporkan meninggal dunia, atau sekitar 20 persen dari total kasus pada kelompok tenaga medis.
Pelaksana Tugas Direktur Pelaksana WHO untuk Tanggap Darurat di Wilayah Afrika, Dr. Marie-Roseline Belizaire, menyampaikan bahwa tenaga kesehatan memang menjadi pihak pertama yang menghadapi risiko tinggi saat wabah mulai menyebar.
“Pada fase awal wabah, tenaga kesehatan selalu menjadi yang paling rentan karena mereka berada di garis depan penanganan pasien,” ujarnya dalam konferensi pers di Jenewa, Jumat (19/6/2026).
Kasus Terus Bertambah dan Meluas
Meski berbagai langkah pengendalian telah diterapkan, penyebaran Ebola di Kongo masih berlangsung cepat. Penularan kini tercatat telah menjangkau 33 zona kesehatan yang tersebar di tiga provinsi, menandakan situasi yang semakin kompleks.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Kongo, total kasus terkonfirmasi Ebola telah mencapai 896 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 232 pasien meninggal dunia, sementara 78 orang dinyatakan sembuh.
Angka tersebut menunjukkan tingkat fatalitas yang masih tinggi, sekaligus menjadi peringatan bahwa wabah belum sepenuhnya terkendali.
WHO Tetapkan Status Darurat
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya telah menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai kondisi darurat kesehatan yang berpotensi menyebar lintas negara. Risiko penyebaran dinilai tinggi, terutama di kawasan dengan mobilitas penduduk yang cukup padat.
WHO juga terus mendorong penguatan sistem kesehatan di wilayah terdampak, termasuk peningkatan perlindungan bagi tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan.
Tantangan di Lapangan
Penanganan wabah Ebola di Afrika menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan fasilitas kesehatan, akses wilayah yang sulit, hingga minimnya tenaga medis terlatih. Kondisi ini membuat upaya penanganan tidak selalu berjalan optimal.
Selain itu, edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan penularan juga menjadi faktor penting. Ebola dikenal sebagai penyakit dengan tingkat kematian tinggi, yang penularannya dapat terjadi melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita.
Perlunya Dukungan Global
Situasi ini menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam menangani wabah penyakit menular. Dukungan logistik, tenaga medis, hingga distribusi vaksin menjadi kunci untuk menekan penyebaran virus.
Dengan perkembangan kasus yang masih dinamis, dunia internasional diminta tetap waspada terhadap potensi penyebaran Ebola ke wilayah lain. Penguatan sistem deteksi dini dan respons cepat menjadi langkah krusial untuk mencegah krisis kesehatan global yang lebih luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menyita Rp9,5 miliar yang dikembalikan saksi dalam kasus dugaan korupsi KPP Madya Banjarmasin dan mendalami aliran dana tersebut.
Nokia 1100 masih menjadi ponsel terlaris sepanjang sejarah dengan penjualan 250 juta unit. Simak daftar 20 ponsel paling laris di dunia versi Visual Capitalist.
Pembangunan Tol Jogja-Solo mencapai 98%. Jasa Marga menambah akses exit Tol Purwomartani menuju Bokoharjo yang ditargetkan fungsional saat Lebaran 2027.
CDC menyelidiki wabah salmonella terkait cabai jalapeno yang menyebabkan 345 orang sakit di 27 negara bagian AS dan 36 dirawat di rumah sakit.
Menkum Supratman Andi Agtas menunggu keputusan DPR terkait usulan perubahan nama RUU Perampasan Aset yang kini masih dikaji Komisi III.
Persija Jakarta kalahkan Arema FC 3-1 di perebutan peringkat 3 Piala Presiden 2026. Gol Witan, Abdulmanan, dan Dethan bawa Macan Kemayoran menang.