Rapat Darurat FIFA Digelar Kritik terhadap Infantino Kian Menguat
FIFA menggelar rapat darurat di Maroko setelah rencana komersialisasi Piala Dunia memicu kritik dari Arsene Wenger, UEFA, hingga Pangeran Ali Yordania.
Ilustrasi Ebola/Ist-express.co.uk
Harianjogja.com, JOGJA— Republik Demokratik Democratic Republic of the Congo melaporkan jumlah kasus Ebola yang terkonfirmasi telah menembus lebih dari 1.000 kasus setelah munculnya infeksi baru di tengah upaya pengendalian wabah yang masih berlangsung.
Kementerian Kesehatan setempat menyebutkan total kasus terkonfirmasi kini mencapai 1.003 sejak wabah diumumkan pada 15 Mei. Dari jumlah tersebut, 254 orang dilaporkan meninggal dunia, sehingga tingkat kematian mencapai 25,3 persen.
“Meski terjadi peningkatan, tim tanggap darurat terus melakukan investigasi aktif, pengawasan epidemiologi, dan tindakan pencegahan di daerah yang terdampak,” demikian pernyataan kementerian kesehatan dikutip dari Anadolu.
Penanganan di tiga provinsi terdampak
Menteri Kesehatan Roger Kamba mengatakan penanganan wabah terus difokuskan di tiga wilayah utama, yakni provinsi Ituri, North Kivu, dan South Kivu.
Meski situasi masih kritis, pemerintah mencatat adanya perkembangan positif berupa meningkatnya jumlah pasien sembuh serta perbaikan dalam sistem pemantauan kontak. Hingga kini, sedikitnya 100 pasien telah dinyatakan sembuh, sementara 365 lainnya masih menjalani isolasi atau perawatan intensif di fasilitas kesehatan.
Peringatan risiko wabah lebih besar
Pekan lalu, Africa Centres for Disease Control and Prevention (Africa CDC) memperingatkan bahwa jika penularan tidak segera dikendalikan, wabah ini berpotensi lebih buruk dibanding epidemi Ebola di Afrika Barat pada 2014–2016 yang menewaskan lebih dari 11.000 orang di Guinea, Liberia, dan Sierra Leone.
Peringatan tersebut menyoroti pentingnya percepatan respons kesehatan masyarakat di lapangan, terutama dalam pelacakan kontak dan pencegahan penularan lebih luas.
Asal virus dan temuan ilmiah terbaru
Sementara itu, para ilmuwan dari Uganda National Health Laboratory and Diagnostic Services dan Institut National de Recherche Biomédicale melaporkan bahwa galur Ebola yang saat ini beredar, yaitu Ebola Bundibugyo, diduga berasal dari penularan baru dari satwa liar.
Temuan ini menepis dugaan bahwa wabah tersebut merupakan sisa dari penularan lama yang tidak terdeteksi. Sebaliknya, virus dinilai muncul kembali dari reservoir hewan liar, yang menunjukkan risiko berulangnya wabah di kawasan tersebut masih sangat tinggi.
Upaya pengendalian terus diperkuat
Pemerintah DRC menegaskan bahwa strategi komunikasi publik, diagnosis cepat, serta peningkatan kapasitas penanganan kasus terus diperkuat untuk menekan laju penyebaran.
Namun, tantangan di lapangan masih besar, terutama di wilayah konflik dan daerah terpencil yang sulit dijangkau tenaga kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FIFA menggelar rapat darurat di Maroko setelah rencana komersialisasi Piala Dunia memicu kritik dari Arsene Wenger, UEFA, hingga Pangeran Ali Yordania.
Nokia 1100 masih menjadi ponsel terlaris sepanjang sejarah dengan penjualan 250 juta unit. Simak daftar 20 ponsel paling laris di dunia versi Visual Capitalist.
Pembangunan Tol Jogja-Solo mencapai 98%. Jasa Marga menambah akses exit Tol Purwomartani menuju Bokoharjo yang ditargetkan fungsional saat Lebaran 2027.
CDC menyelidiki wabah salmonella terkait cabai jalapeno yang menyebabkan 345 orang sakit di 27 negara bagian AS dan 36 dirawat di rumah sakit.
Menkum Supratman Andi Agtas menunggu keputusan DPR terkait usulan perubahan nama RUU Perampasan Aset yang kini masih dikaji Komisi III.
Persija Jakarta kalahkan Arema FC 3-1 di perebutan peringkat 3 Piala Presiden 2026. Gol Witan, Abdulmanan, dan Dethan bawa Macan Kemayoran menang.