Perkosa Pacar di Bawah Umur, Pemuda Wonogiri Ancam Sebar Video
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Ilustrasi. /Solopos-Sunaryo Haryo Bayu
Harianjogja.com, SEMARANG — Sebanyak 475 warga dari 300-an kepala keluarga (KK) di Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, mengungsi ke tempat-tempat pengungsian akibat banjir yang melanda rumahnya sejak Kamis (13/10/2022).
Banjir disebabkan meluapnya Sungai Beringin pasca-hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut Kamis siang.
BACA JUGA : Banjir Rob Besar di Semarang
Camat Tugu, Pranyoto, mengatakan ada sekitar empat RW di Kelurahan Mangkang Wetan yang terdampak banjir. Banjir melanda akibat meluapnya Sungai Beringin yang saat ini dalam proses normalisasi.
“Akses jalan masuk alat berat [ke sungai] jebol. Sehingga, air kali meluber ke permukiman. Paling parah RW 003 dan RW 007, tapi langsung kami tutup sehingga dalam satu jam air sudah surut,” ujar Pranyoto.
Pranyoto mengaku sudah ada dapur umum yang dibentuk untuk mememuhi kebutuhan warga yang terdampak banjir di Mangkang Wetan Semarang. Dapur umum itu dibutuhkan hingga beberapa hari ke depan. Sementara, kerugian akibat bencana tersebut hingga kini masih dalam proses pendataan.
“Tim pelaksana di lapangan sudah dikomunikasikan agar jalur alat berat yang jebol bisa segera ditutup. Ini untuk mengantisipasi banjir susulan,” jelas Pranyoto.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Muhammad Adek Rizaldi, mengatakan proses normalisasi Sungai Beringin di Semarang itu sudah mencapai progres 80 persen. Ia pun memperkirakan proyek normalisasi yang meliputi pengerukan dan pembangunan talud itu akan selesai sesuai jadwal atau sesuai dengan kontrak yang disepakati.
“Pekerjaan dimulai sejak 2020 lalu. Menurut kontrak selesai pada 31 Desember 2022. Perkiraan kami normalisasi akan selesai tepat waktu,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, turut meninjau korban banjir di Kelurahan Mangkang Wetan, Jumat. Kehadiran Ita, sapaan Wakil Wali Kota Semarang, untuk meemberikan dorongan moral sekaligus menyerahkan bantuan berupa makanan dan obat-obatan kepada korban banjir.
Ita mengakui jika Kelurahan Mangkang Wetan dan Kelurahan Wonosari memang langganan banjir, terutama saat musim penghujan. Kendati demikian, ia menilai banjir yang melanda kawasan itu sudah semakin berkurang melalui program normalisasi sungai.
“Saya sudah berkomunikasi dengan BBWS dan saat ini pengerukan sudah hampir selesai. Tinggal tiga titik pembebasan tanah termasuk milik PT KAI yang ada lintasan rel. Surat kami sudah sampai KAI pusat, semoga segera disetujui ” terang Ita
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. Bangladesh, Yordania, Suriah, Kirgistan, Lebanon, hingga Sri Lanka disebut sebagai kandidat pengganti di Grup A ber
Google Meet meluncurkan fitur AI Gemini yang mampu merekam, menyalin, dan merangkum rapat tatap muka secara otomatis. Hasilnya tersimpan di Google Docs dan diki
Telur kaya protein dan nutrisi, tetapi konsumsi berlebihan dapat meningkatkan asupan kolesterol, kalori, hingga risiko gangguan kesehatan tertentu. Simak penjel
Pasar murah HUT RI ke-81 digelar di Stadion Handayani Gunungkidul dengan 6 ton bahan pokok dan harga di bawah pasaran.
The Script dipastikan kembali menggelar konser di Indonesia Arena Jakarta pada 3 April 2027. Tiket presale mulai Rp650.000 dan dijual mulai 21 Agustus 2026.