Harga Emas Hari Ini Turun, Cek Antam, UBS dan Galeri24 di Sini
Harga emas Pegadaian hari ini turun. Emas Antam Rp2,861 juta, UBS Rp2,788 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta per gram.
ABK Indonesia di Taiwan, beberapa waktu lalu./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Otoritas kelautan Taiwan memberikan persetujuan masuk kepada sembilan pelaut Myanmar untuk menggantikan delapan anak buah kapal (ABK) berkebangsaan Indonesia, yang telantar selama lebih dari tujuh bulan di Pelabuhan Kaohsiung.
Saat ini, permohonan visa mereka sedang diproses di kantor perwakilan Taiwan di Myanmar, kata otoritas yang berada di bawah Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MOTC) Taiwan, Selasa (4/10/2022).
Para pelaut Myanmar tersebut bakal menggantikan para pelaut Indonesia di atas kapal Jian Ye, ditarik ke Pelabuhan Kaohsiung Februari 2022, sebagaimana dilaporkan kantor berita Taiwan, CNA. Kapal kargo yang terdaftar di Togo tersebut ditarik ke Kota Kaohsiung untuk menghindari bencana dan kemungkinan polusi di laut lepas wilayah perairan dekat Taiwan.
Namun, otoritas Taiwan tidak bisa memastikan waktu kedatangan para pelaut Myanmar maupun lamanya masa karantina. Otoritas setempat hanya menyetujui rencana kedatangan dan serah terima awak kapal akan selesai dalam satu hari.
BACA JUGA: Giliran Anak dan Istri Lukas Enembe yang Dipanggil KPK
Perkembangan kasus itu mengalami kemajuan setelah para ABK Indonesia mengirimkan surat pernyataan kepada CNA pada September bahwa mereka tidak mendapatkan gaji bulanan.
Para ABK juga menyebutkan tidak bisa meninggalkan kapal, yang panjangnya 74,07 meter dan berat 1.395 ton, sejak kapal tersebut ditarik ke pelabuhan di wilayah selatan Pulau Taiwan itu pada 23 Februari.
MOTC memerintahkan mereka untuk tetap bertahan di atas kapal hingga ABK baru datang menggantikannya, tulis para pelaut Indonesia dalam suratnya kepada kantor berita Taiwan itu.
Para ABK Indonesia minta diizinkan pulang ke Indonesia agar bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman dan mencari pekerjaan baru untuk menafkahi keluarga mereka.
Ansensius Guntur dari Stella Maris, yang memberikan pendampingan kepada para ABK tersebut, mengatakan masa kontrak kerja para ABK itu habis pada 6 September dan bahwa mereka bersedia mengakhiri kontrak kerja mereka dengan majikan lama.
BACA JUGA: Jumlah Korban Kanjuruhan Jadi 131, Ini Rinciannya
Dalam perjanjian kerja, mereka dibayar 22.216 dolar Taiwan (Rp10,6 juta) per bulan. Namun, mereka harus menyetujui tidak mengajukan tuntutan hukum, baik perdata maupun pidana, sesuai kesepakatan yang mereka buat.
Setiap ABK Indonesia akan mendapatkan tiket pesawat dari Kaohsiung menuju Jakarta dan pemenuhan biaya-biaya yang dikeluarkan selama di Kaohsiung.
Para ABK Indonesia menyetujui kesepakatan tersebut karena yang mereka inginkan hanyalah pulang secepatnya. Legal Aid Foundation sebelumnya bersedia memberikan bantuan hukum kepada para ABK Indonesia agar bisa mendapatkan haknya sebesar 22.216 dolar Taiwan per bulan dari pemilik baru kapal itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harga emas Pegadaian hari ini turun. Emas Antam Rp2,861 juta, UBS Rp2,788 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta per gram.
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
DPR mendesak Kemenlu bergerak cepat menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.