Motor Listrik Nasional Berpeluang Hidupkan Industri Dalam Negeri
Motor listrik nasional dinilai berpotensi mendorong reindustrialisasi Indonesia jika dibangun dengan komponen lokal dan rantai pasok domestik.
Ilustrasi tenaga kerja wanita. /Antara
Harianjogja.com, JAKARTA — Pemerintah melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) membuka opsi penghentian sementara penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ke kawasan Timur Tengah.
Langkah ini dipertimbangkan menyusul meningkatnya eskalasi konflik yang melibatkan Iran dan sekutu Israel serta Amerika Serikat.
Opsi Penghentian Demi Keselamatan
Menteri P2MI, Mukhtarudin, menyatakan kebijakan penghentian sementara akan diambil jika situasi dinilai semakin tidak kondusif.
“Jika keadaan memaksa atau sangat tidak baik, kami akan ambil langkah tersebut setelah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Komisi IX DPR RI,” ujarnya dalam rapat kerja, Rabu (8/4/2026).
Berdasarkan data sistem SiskoP2MI per 30 Maret 2026, terdapat 20.784 PMI yang berada di negara-negara sekitar wilayah konflik.
Sebaran terbanyak berada di Arab Saudi dengan 13.184 pekerja, diikuti Turki sebanyak 4.011 orang, serta Uni Emirat Arab dengan 2.208 pekerja.
Dampak Psikologis Mulai Terasa
Mukhtarudin mengungkapkan, sejauh ini dampak terbesar yang dirasakan PMI adalah tekanan psikologis akibat situasi perang.
Banyak pekerja migran mengalami trauma karena mendengar suara ledakan bom dan rudal, meski belum terdampak langsung secara fisik.
Pemerintah telah menyiapkan layanan pendampingan psikologis untuk membantu para PMI menghadapi kondisi tersebut.
Pemantauan Intensif dan Koordinasi
Selain itu, pemerintah juga terus melakukan pemantauan melalui perwakilan di luar negeri, termasuk lewat tim crisis monitoring dari Direktorat Jenderal Perlindungan.
Ke depan, Kementerian P2MI memastikan akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keselamatan dan perlindungan PMI di tengah situasi global yang belum stabil.
Langkah antisipatif ini diambil sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam melindungi warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri, terutama di wilayah dengan tingkat risiko tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Motor listrik nasional dinilai berpotensi mendorong reindustrialisasi Indonesia jika dibangun dengan komponen lokal dan rantai pasok domestik.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.