Kasus Dugaan Eksploitasi Seksual WNA Naik ke Penyidikan
Polda NTB meningkatkan kasus dugaan eksploitasi seksual WNA asal Selandia Baru ke tahap penyidikan usai laporan tiga korban lokal.
Prajurit TNI bersama warga mengevakuasi warga yang terluka tembak dari Kampung Mamba, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Rabu (10/11)./Antara-Dok Dandim 1705-Nabire.
Harianjogja.com, JAYAPURA - Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Taufan Gastoro mengakui adanya seorang warga sipil mengalami luka tembak saat melintas di sekitar Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.
Memang benar ada seorang wanita yakni Agustinus Hondali (24 tahun) mengalami luka tembak, kata Danrem 173/PVB kepada Antara di Jayapura, Rabu (10/11/2021).
Ditegaskan, korban bukan ditembak tetapi terkena tembakan saat melintas di jalan yang sering terjadi gangguan dari kelompok sipil bersenjata (KSB) terhadap pasukan TNI-Polri.
BACA JUGA : Mahasiswa Papua di Jogja Kecam Operasi Militer di Maybrat
"Kami masih menelusuri tembakan itu dari pihak mana, " kata Brigjen TNI Taufan seraya menambahkan saat ini anggota sedang berupaya mengevakuasi korban agar mendapat penanganan medis.
Danrem 173 yang wilayahnya membawa Kabupaten Intan Jaya mengaku, tidak mendengar bunyi tembakan karena lokasi jauh.
"Saya saat ini masih berada di Sugapa namun lokasinya jauh dari TKP, " tambah Brigjen TNI Taufan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polda NTB meningkatkan kasus dugaan eksploitasi seksual WNA asal Selandia Baru ke tahap penyidikan usai laporan tiga korban lokal.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.
Polda Jabar bongkar penipuan titik dapur MBG, 13 korban rugi Rp1,9 miliar. Pelaku jual akses palsu program pemerintah.