OJK Cabut Izin 9 BPR dan BPRS Sepanjang 2026, Ini Daftarnya
OJK telah mencabut izin usaha sembilan BPR dan BPRS sepanjang 2026. Simak daftar bank yang ditutup serta alasan pencabutan izinnya.
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (tengah) mengenakan baju tahanan seusai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/11/2020). /ANTARA FOTO-Indrianto Eko Suwarso
Harianjogja.com, JAKARTA--Terdakwa korupsi Edhy Prabowo selama ini disebut punya banyak pengeluaran. Di antaranya membiayai anak-anak sekolah.
Anggota Komisi V DPR RI, Iis Rosita Dewi menyebut, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo mempunyai banyak pengeluaran. Salah satu pengeluarannya, kata Iis, untuk membiayai ratusan anak-anak sekolah mulai dari tingkat SD hingga kuliah.
Hal itu terungkap saat Iis Rosita Dewi, yang merupakan istri Edhy Prabowo, bersaksi di sidang lanjutan perkara dugaan suap terkait pengurusan izin ekspor benih bening (benur) lobster, pada hari ini.
Mulanya, Kuasa Hukum Edhy Prabowo, Soesilo Aribowo mengonfirmasi Iis Rosita soal keluhan terdakwa Amiril Mukminin selaku mantan Sekretaris Pribadi (Sespri) Edhy. Keluhan itu berkaitan dengan uang Edhy yang dikelola oleh Amiril.
"Ibu kan sebagai istri ya, pernahkah pak menteri mengeluh atau mendapatkan informasi, ibu mendengar informasi bahwa pak Amiril mengatakan, \'Pak uangnya udah habis, tolong ditambah, supaya Pak Menteri tahu untuk bisa menambah operasional-operasional itu?" tanya Soesilo kepada Iis di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (18/5/2021).
BACA JUGA: Pemda DIY Menang di MA, Gedung di Lahan Eks Bioskop Indra Malioboro Segera Dimanfaatkan
"Mungkin kalau dibilang habis, tidak. Tapi, ada keperluan dari Pak Edhy yang tidak biasa," jawab Iis.
Iis kemudian menjelaskan keperluan Edhy Prabowo yang tak biasa tersebut. Keperluan itu berkaitan dengan sekolah anak-anak asuhnya Edhy Prabowo hingga pembinaan para atlet.
"Banyak sekali pak, ada ratusan anak-anak kita kuliahkan. Yang putus sekolah. Jadi dari SMA sampai tingkat Perguruan tinggi. Bahkan juga ketika perguruan tinggi mereka ingin melanjutkan S2, Pak Edhy membiayainya," kata Iis.
Soesilo pun kembali mempertegas pernyataan Iis terkait membiayai ratusan orang untuk sekolah dan kuliah. "Iya dibiayai semuanya oleh Pak Edhy. Dan ratusan pak jumlahnya," pungkas Iis.
Dalam persidangan ini, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan sepuluh orang saksi. Mereka yakni, Iis Rosita Dewi; Anggia Tesalonika Kloer selaku mantan Sekretaris Pribadi (Sespri) Edhy; Putri Elok Sukarni selaku mantan Sespri Edhy; IR. Putri Tjatur Budilistyani selaku mantan Staf khusus (Stafsus) Edhy; Fidya Yusri selaku mantan Sespri Edhy.
Selanjutnya, Dicky Hartawan selaku ajudan Edhy; Iwan Febrian yang hadir melalui video telekonferensi; Baary Elmirfak Hatmadja selaku swasta; Andhika Anjaresta selaku pegawai di Sub Koordinator Kelompok Rehabilitasi pada Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP; dan Chandra Astan selaku karyawan swasta.
Artikel ini telah tayang di Okezone.com berjudul "Edhy Prabowo Biayai Pendidikan Ratusan Anak-Anak hingga Kuliah"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
OJK telah mencabut izin usaha sembilan BPR dan BPRS sepanjang 2026. Simak daftar bank yang ditutup serta alasan pencabutan izinnya.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M