Karhutla Gunung Bromo Padam, 1.120 Hektare TNBTS Terbakar
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Menhan Prabowo Subianto melayat ke kediaman almarhum Gus Sholah, Senin (3/2/2020) pagi. /Suara.com-Stephanus Aranditio
Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyoroti banyaknya alih fungsi lahan di sejumlah wilayah Indonesia. Prabowo menyebut pembangunan apartemen mewah dan gedung tinggi tidak berguna apabila kebutuhan pangan rakyat tidak terpenuhi.
Lebih lanjut Prabowo menuturkan, saat ini jumlah pertumbuhan penduduk di dunia makin bertambah. Akan tetapi, dilihat dari sisi pertanian, jumlahnya kian berkurang. Menurutnya, masyarakat tidak bisa diberi makan semen ataupun beton.
"Jumlah pertumbuhan penduduk semakin meningkat sementara lahan pertanian malah menyusut karena masifnya alih fungsi lahan. Begitu banyak lahan pertanian berolah menjadi real estate, apakah kita bisa makan semen, apakah kita bisa makan beton, untuk apa menara apartemen real estate yang hebat kalau rakyat tidak bisa makan," ujar Prabowo dalam Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ke-57 Fakultas Kehutanan UGM yang disiarkan virtual, Jumat (23/10/2020).
BACA JUGA : Wujudkan Lumbung Pangan, Jokowi Utus Prabowo Urus
Menelisik sejarah ke belakang, Prabowo mencontohkan awal mula Belanda menjajah Indonesia dikarenakan tergiur akan rempah-rempah yang terhampar luas di lahan Indonesia. Menurutnya, telah banyak ahli pertahanan di dunia yang menyebut bahwasanya ke depan nanti perang akan memperebutkan potensi sumber daya alam, termasuk bahan pangan di dalamnya.
"Meskipun saat ini kita memang tidak dalam suasana perang. Namun, banyak ahli mempridiksi bahwa perang masa depan itu adalah perang menguasi sumber alam dan pangan. Hal ini seakan memutar kembali jarum sejarah, bukankah kolonialisme bangsa eropa dahulu masuk ke indonesia pada awalnya untuk mencari komoditas pangan yakni rempah-rempah," tuturnya
Oleh karenanya, Prabowo menyebut ketahanan pangan bagi bangsa Indonesia sangatlah penting. Menurutnya pula, kedaulatan pangan nasional harus didukung semua elemen Tanah Air.
BACA JUGA : Jokowi Minta 3 Menteri Ini Dukung Ketahanan Pangan
"Pertahanan pangan, kemandirian pangan dan terutama kedaulatan pangan harus menjadi tekad bersama untuk diujudkan bersama. Lebih jauh lagi kedaulatan pangan nasional harus didukung semua pihak, didukung oleh semua program terkait didukung oleh sumber daya lahan yang cukup sumber daya manusia yang tangguh serta dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Jadwal Bus DAMRI Jogja-YIA tersedia dari 4 titik keberangkatan. Cek jam operasional, tarif Rp80.000, serta cara pembayaran nontunai.
Jadwal perpanjang SIM Gunungkidul Agustus 2026 tersedia lewat SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, SIM Keliling, dan layanan malam.
SIM Keliling Bantul hadir di MPP, Gilangharjo, Wukirsari hingga Parasamya. Cek jadwal, syarat, lokasi, jam layanan, dan biayanya.
Jadwal perpanjang SIM Sleman Agustus 2026 tersedia di MPP, SCH, dan SIMMADE. Cek jadwal, lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Perpanjang SIM di Jogja Agustus 2026 bisa lewat SIM Keliling dan Drive Thru. Cek jadwal, lokasi, syarat, serta biaya perpanjangannya.