Gagal Bayar Pinjol? Ini 5 Risiko Hukum dan Cara Menghadapinya
Gagal bayar pinjol memiliki sejumlah risiko, mulai dari penagihan, denda, riwayat kredit hingga persoalan wanprestasi. Ini langkah menghadapinya.
Ilustrasi kerja sama./Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA--Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mendorong pelaku dunia usaha Iran untuk memperluas kerja sama ekonomi dan bisnis dengan pelaku ekonomi Indonesia, khususnya UMKM yang ada di seluruh daerah.
Hal itu disampaikan La Nyalla kepada Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Khoush Heikal Azad saat berkunjung ke DPD RI dalam rangka memperingati 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara, di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu.
Melalui siaran pers DPD RI, La Nyalla menyampaikan bahwa hubungan kedua negara sejauh ini berlangsung baik, di antaranya ditandai dengan peningkatan volume investasi dan perdagangan, meskipun Iran berada di bawah tekanan.
Menurut dia, sangat banyak komoditas pertanian Indonesia yang dihasilkan oleh pelaku UMKM, namun belum banyak pabrik yang didirikan untuk memproses berbagai komoditas dimaksud, misalnya kakao.
"Indonesia merupakan penghasil kakao terbesar di dunia, tetapi belum ada pabrik coklat di sini. Karena itu Iran sebagai negara investor peringkat 13 di Indonesia dapat masuk untuk mendirikan pabrik coklat dan pabrik lainnya untuk berbagai komoditas dimaksud. Peluang untuk itu masih terbuka lebar," tegas La Nyalla.
Untuk lebih memperkenalkan komoditas pertanian dan agrobisnis kedua negara, La Nyalla mengusulkan agar diadakan pameran bersama antara pelaku bisnis kedua negara sehingga mereka dapat saling mengenal potensi masing-masing untuk meningkatkan volume perdagangan kedua negara.
Selain itu, ia mengatakan kedua negara dapat memperluas pertukaran kunjungan yang melibatkan para tokoh agama Islam serta awak media massa agar bisa lebih saling mengenal dan memahami budaya masing-masing.
Dalam pertemuan itu, La Nyalla juga mendorong Pemerintah Iran agar lebih banyak mahasiswa Iran yang mengikuti program darmasiswa untuk mempelajari bahasa dan budaya Indonesia di lebih dari 50 perguruan tinggi di Indonesia.
Sementara itu, Dubes Azad yang sudah tiga kali bertugas di Indonesia dalam posisi yang berbeda-beda itu mengatakan dirinya juga merupakan penerima beasiswa pemerintah Indonesia tersebut puluhan tahun lalu sehingga membuatnya fasih berbahasa Indonesia. Untuk tahun ini, kata dia, sudah lima mahasiswa Iran yang mengikuti program darmasiswa.
Mengenai perdagangan, Azad mengatakan bahwa Pemerintah Iran sangat berterima kasih dengan usulan perluasan kerja sama tersebut dan akan menindaklanjutinya.
"Sekarang masih ada COVID-19, jadi kita punya dua opsi. Kita bisa melakukan pameran dagang Iran-Indonesia secara virtual dan jika pandemi COVID-19 sudah berlalu maka kita bisa mengadakan pameran dagang secara fisik di kedua negara," katanya.
Azad juga menyampaikan bahwa komoditas pertanian Indonesia seperti kopi untuk "cappuccino" dan kopi torabika dari Indonesia sangat cocok dengan selera masyarakat Iran. "Karena itu sangat digemari di sana," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gagal bayar pinjol memiliki sejumlah risiko, mulai dari penagihan, denda, riwayat kredit hingga persoalan wanprestasi. Ini langkah menghadapinya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.